TOPIK
Ibu dan Anak Tewas di Cinere
-
Tim Dokter RS Polri Kramat Jati, Asri Megaratri menyimpulkan penyebab kematian ibu dan anak akibat kekurangan oksigen yang menyebabkan mati lemas.
-
Polda Metro jaya akhirnya mengungkap motif tewasnya ibu dan anak di Cinere, Kota Depok. Disampaikan bahwa motifnya bunuh diri.
-
Polda Metro Jaya masih menunggu hasil patologi anatomi dari jenazah diduga ibu dan anak berinisial GA (64) dan DA (38) di Cinere, Depok.
-
Menurut Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Hengki Haryadi, bila hasilnya sudah keluar maka dapat diketahui penyebab kematiannya.
-
Hariyanto mengatakan pihaknya juga melakukan pencocokan sampel DNA guna keperluan identifikasi secara Disaster Victim Identification (DVI)
-
jumlah saksi itu bertambah lantaran pihak kepolisian telah melakukan pemeriksaan terhadap pihak sekolah dasar tempat David belajar dulu
-
Sesudah pengumpulan data, tim Apsifor akan melakukan pengukuran dengan melibatkan pihak-pihak yang bersangkutan dengan korban
-
Sejak awal kejadian, tim gabungan Polri sudah melakukan olah TKP sebanyak empat kali dengan melibatkan tim dari inter-profesi.
-
Penyebab kematian ibu dan anak di perumahan BCI Cinere belum juga terungkap, alhasil tim gabungan Polri kembali melakukan olah TKP lanjutan.
-
Sejak awal, bangunan rumah di BCI memang besar dan mewah. Termasuk rumah TKP penemuan kedua jasad ibu dan anak itu.
-
Menurut Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya, AKBP Samian, korban memiliki keluarga namun tak seperti keluarga pada umumnya.
-
sejumlah saksi yang telah diperiksa berasal dari keluarga korban hingga petugas PLN yang pernah menangani instalasi listrik di TKP
-
Olah TKP lanjutan tersebut berlangsung sejak pukul 13.37 WIB dan selesai pada pukul 14.50 WIB
-
Menurut Hery, autopsi terhadap jenazah keduanya sudah selesai dan dilakukan pencocokan berdasarkan DNA
-
Diketahui, pihak kepolisian sudah melakukan olah TKP sebanyak tiga kali sejak awal penemuan jasad pada Kamis (7/9/2023).
-
Reza mengusulkan, pemangku kebijakan perlu turun langsung melakukan pencegahan peniruan dan wabah bunuh diri
-
hingga kini, kepolisian masih belum dapat menyimpulkan penyebab kematian ibu dan anak itu
-
Polisi telah dapat membuka file berjudul 'To You Whomever' yang ditemukan di dalam laptop di lokasi penemuan kerangka mayat ibu dan anak di Cinere
-
Hengki menuturkan aliran listrik di rumah ditemukannya mayat ibu dan anak telah diputus PLN sejak 28 Juni 2023
-
Menurut Reza, jika ditemukan orang meninggal lebih dari satu maka pihak kepolisian harus mencari penyebab kematiannya.
-
Menurut Samian, tim gabungan dari Tim Apsifor, Kesehatan Forensik dan Biddokkes Polda Metro Jaya telah melakukan pengecekan seisi rumah korban.
-
olah TKP ini dilakukan guna mengetahui pola kehidupan dan kesehatan korban
-
tim penyidik dari Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditkrimum) Polda Metro Jaya melakukan olah TKP tepat pada pukul 14.35 WIB
-
kepolisian bersama pihak terkait berencana melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) ulang siang hari ini
-
Misteri tulisan dalam laptop. Ibu yang ditemukan tewas di rumahnya tak mau diajak lari pagi oleh tetangganya.
-
Menurut keterangan sekuriti setempat bernama Ja'far, kondisi rumah gelap tanpa aliran listrik sudah berlangsung selama sebulan lebih
-
Tulisan tersebut, ujar Hengki, ditemukan di dalam laptop berbentuk file yang ditulis dalam bahasa Inggris.
-
Usai suaminya meninggal, GAH dan DAW hanya tinggal berdua dan jarang berinteraksi dengan warga sekitar
-
Menurut Ratna, kedua korban tidak bergabung dengan grup WhatsApp lingkungan RT 01/16 Kelurahan Cinere lantaran tidak mau.
-
Dari hasil olah TKP awal tersebut, diduga kedua jasad yang sudah membusuk tersebut sudah tewas dalam kurun waktu sebulan lebih.