Berita Tangerang
Tembok Warga Dijebol Paksa Pengembang Mega Ria Cikupa, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Mengamuk
Tembok Warga Dibongkar Paksa Pengembang Mega Ria Cikupa, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Murka
"Saya sebagai anggota DPRD mewakili masyarakat. Saya minta dibongkar hari ini," tandasnya.
"Saya sebagai Anggota DPRD miris arogansi yang dilakukan pihak pengembang, apalagi sama-sama sudah disaksikan warga kami yang berjualan aksesnya ditutup saya meminta kepada para pengembang untuk membuka dulu sebelum mereka melanjutkan izin-izinnya," kata Fahrizal.
Belum Punya Izin
Fahrizal menyatakan bahwa akan melaporkan hasil peninjauan hari ini ke Ketua Komisi DPRD khusus Komisi IV dan Komisi II.
Sebab, pembangunan pusat niaga ini belum memiliki izin dan terindikasi pembangunan ilegal.
"Izin mereka lagi berproses. Tapi mereka sudah melakukan kegiatan di dalam pengerjaan. Makanya kami menutup sementara," kata Farizal.
"Ini indikasi pembangunan ilegal. Tapi kita belum melihat bukti-bukti karena kita harus memanggil dulu kepala desa dengan pihak pengembang untuk melihat sejauh apa legalitas atau perizinannya," sambungnya. (m41)
| 80 Tahun Merdeka, Ibadah di Gereja Masih Dibubarkan di Kabupaten Tangerang |
|
|---|
| Periksa Bahar bin Smith 19 Jam, Polres Tangerang Kota Dijaga Ketat Brimob |
|
|---|
| Akses Menuju SMAN 6 Tangsel Masih Dirantai Warga, Siswa SMPN 17 Kena Dampaknya |
|
|---|
| Pagar Masih Ditutup Warga, Siswa Harus Bergantian Lewat Celah Sempit untuk Menuju ke SMAN 6 Tangsel |
|
|---|
| Tahun Ajaran Baru Tinggal Menghitung Hari, Akses Utama ke SMAN 6 Tangsel Masih Diblokir Warga |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Fahrizal-DPRD-Kabupaten-Tangerang.jpg)