Selasa, 14 April 2026

Berita Tangerang

Akses Menuju SMAN 6 Tangsel Masih Dirantai Warga, Siswa SMPN 17 Kena Dampaknya

SMP Negeri 17 diketahui berada tidak jauh dari SMA Negeri 6 dan menggunakan akses jalan yang sama, yang saat ini ditutup.

Editor: murtopo
TribunTangerang.com/Ikhwana Mutuah Mico
JALAN DITUTUP WARGA -- Akses masuk Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Kota Tangerang Selatan masih dirantai, namun pintu gerbang telah dibuka sedikit untuk satu orang bisa berjalan kaki masuk ke area sekolah di hari pertama masuk sekolah pada Senin (14/7/2025) pagi. 

Laporan Wartawan TribunTangerang.com, Ikhwana Mutuah Mico

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PAMULANG - Protes warga yang tinggal di sekitar Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 6 Kota Tangerang Selatan yang anaknya tidak diterima di sekolah tersebut masih berlanjut.

Mereka masih menutup akses utama untuk menjuk ke SMAN 6, pintu besi masih diikat rantai.

Namun di hari pertama masuk sekolah pintu gerbang telah dibuka sedikit, sehingga siswa yang ingin masuk ke lingkungan sekolahnya hanya bisa melalui celah sempit dengan berjalan kaki masuk ke area sekolah.

Persitiwa tersebut membuat orangtua siswa prihatin resah dengan apa yang dialami anak-anaknya.

Seperti yang diungkapkan Yoyo, dia merasa dirugikan karena harus merasakan imbas dari permasalahan yang sebenarnya tidak melibatkan sekolah anaknya yang bersekolah di SMPN 17, yang lokasinya dekat dengan SMAN 6.

"Anak saya sekolah di SMP Negeri 17 yang tidak ada masalah dengan warga. Tapi kami ikut kena dampaknya juga," ujar Yoyo saat ditemui di Pamulang, Tangerang Selatan, Senin (14/7/2025).

Baca juga: Pagar Masih Ditutup Warga, Siswa Harus Bergantian Lewat Celah Sempit untuk Menuju ke SMAN 6 Tangsel

SMP Negeri 17 diketahui berada tidak jauh dari SMA Negeri 6 dan menggunakan akses jalan yang sama, yang saat ini ditutup.

Menurut Yoyo, hari pertama masuk sekolah seharusnya menjadi momen istimewa bagi para siswa dan orang tua.

Namun, sejumlah orang tua siswa mengaku kecewa karena tidak diizinkan mendampingi anak mereka saat pertama kali masuk SMPN.

"Padahal ini momen yang sangat jarang. Apalagi hari pertama sekolah, yang seharusnya bisa didampingi, ini malah nggak bisa," ujar Yoyo.

Menurutnya, hal serupa juga terjadi saat kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari Sabtu sebelumnya. 

"Iya, ini ditutup kan yang bermasalah SMA 6, tapi yang kena semuanya. Jadi semua sekolah ketat sekarang," tambahnya.

Selain tidak bisa mendampingi anak, ia juga mengeluhkan soal lokasi parkir kendaraan. 

Baca juga: Tahun Ajaran Baru Tinggal Menghitung Hari, Akses Utama ke SMAN 6 Tangsel Masih Diblokir Warga

Biasanya orang tua bisa menurunkan anak di sekitar sekolah, namun kini kendaraan hanya boleh berhenti di pinggir jalan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved