Kamis, 23 April 2026

Pilkada Jakarta

Pramono-Rano Dukung Rhoma Irama untuk Daftarkan Musik Dangdut ke UNESCO

Rhoma Irama merasa musik dangdut adalah warisan budaya asli Indonesia, yang saat ini sudah dikenal di dunia.

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Arie Puji Waluyo
Rano Karno yang ditemui bersama Pramono Anung, di Studio Emtek Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2024) malam. 

Laporan Wartawan WARTAKOTALIVE.COM, ARIE PUJI WALUYO

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Raja dangdut Rhoma Irama tengah berjuang mendapatkan surat keputusan dan rekomendasi dari Dinas hingga Kementerian Kebudayaan, untuk membawa musik dangdut ke UNESCO guna didaftarkan sebagai Warisan Budaya Tak Benda asli Indonesia.

Rhoma Irama bersama organisasi PAMMI sedang menempuh proses administrasi dibidang dinas dan Kementerian Kebudayaan, sebelum membawa ke UNESCO untuk didaftarkan.

Rhoma Irama merasa musik dangdut adalah warisan budaya asli Indonesia, yang saat ini sudah dikenal di dunia serta menjadi virus, karena banyak sekali masyarakat internasional yang menyanyikan lagu dangdut.

Calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta, Pramono Anung dan Rano Karno mendukung langkah Rhoma Irama, untuk mendaftarkan musik dangdut ke UNESCO sebagai warisan budaya tak benda asal Indonesia.

Baca juga: Jelang Debat, Rano Karno Yakin Kuasai Panggung, Kun Wardana Abyoto Fokus ke Program Unggulan

Rano Karno mengakui sudah mengetahui rencana Rhoma Irama itu beberapa bulan lalu, ketika ia masih menjabat sebagai anggota DPR RI Komisi X.

"Kalau tidak salah bang Rhoma dan Kementerian Pariwisata mau daftarin musik dangdut ke UNESCO. Pak Sandiaga juga sudah membahas hal itu," kata Rano Karno yang ditemui bersama Pramono Anung, di Studio Emtek Daan Mogot, Jakarta Barat, Kamis (24/10/2024) malam.

Rano tak menampik bahwa banyak sekali negara yang memiliki penyanyi dan suka menyanyikan lagu dangdut seperti India, Singapura, Malaysia, dan lainnya.

Baca juga: Pramono Anung Berdialog dengan Warga Kampung Bayam, Diah: Kami Menggantungkan Harapan ke Bapak

"Tapi dangdut originalnya ada di Indonesia. Sehingga ada usaha untuk didaftarkan ke UNESCO," ucapnya.

"Musik dangdut juga sudah disukai oleh dunia. Jadi sudah populer," sambungnya.

Oleh karena itu, Rano berharap semua usaha yang dilakukan Rhoma Irama untuk mendaftarkan musik dangdut ke UNESCO berhasil, demi mengharumkan nama Indonesia ke kancah dunia.

"Ya semoga dengan didaftarkan ke UNESCO, musik dangdut jadi irama asli Indonesia," ungkap Rano Karno.

"Karena musik dangdut tuh enak kalau didengarkan. Saya orang film, saya suka dengar lagu jadi tahu betul," sambungnya.

Baca juga: Rano Karno Siap Terjun ke Lapangan untuk Pemprov Jakarta, Modalnya Pengalaman Gubernur Banten

Senada dengan Rano Karno, Pramono Anung menyebut langkah Rhoma Irama untuk mendaftarkan musik dangdut ke UNESCO, adalah langkah yang luar biasa dan harus didukung.

"Ini sesuatu yang baru dan harus didukung semua pihak termasuk saya akan mendukung," tegas Pramono Anung.

Pramono Anung menganggap irama musik dangdut begitu asyik untuk dinikmati. Bahkan, dirinya meminta semua pihak untuk bisa mengizinkan banyak acara dangdut di Indonesia.

"Saya aja kalau dengar bisa joget. Jadi harus dibuka banyak panggungannya, agar musik dangdut terus dinyanyikan," ujar Pramono Anung. (ARI).

 

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved