Senin, 8 Juni 2026

Pilkada Jakarta

Terancam Gagal Ikut Pilkada Jakarta, Anies Baswedan Buka Peluang Gabung Partai Agar Diusung

Anies tak menyebutkan partai-partai mana saja yang bisa menjadi pilihannya berlabuh

Tayang:
Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
Anies Baswedan saat menjalani kampanye Pemilihan Presiden 2024 lalu. 

Alhasil, partai bernuansa oranye tersebut membuka opsi kepada partai lain agar kader internalnya tetap bisa maju untuk bertarung.

“Hingga saat ini masih ada dua opsi yang tersedia, opsi pertama dan menjadi prioritas kami adalah memastikan pasangan AMAN berlayar. Opsi kedua, membuka opsi lain jika pasangan AMAN tidak bisa berlayar karena kekurangan kursi,” ungkap Khalid dalam keterangan tertulisnya, Kamis (8/8/2024).

“Di kedua opsi di atas, PKS mensyaratkan agar kadernya harus ikut berlaga entah sebagai Cagub atau Cawagub. Insya Allah,” tambahnya.

Baca juga: Heboh Kontes Waria di Jakarta, Heru Budi Hartono: Tidak Ada Izin dari Pemerintah

Kholid mengatakan, partainya telah memberi batas waktu 40 hari, dan pasangan Anies-Sohibul Iman tak kunjung dapat rekan koalisi.

“Sebenarnya, tenggat waktu 40 hari yakni sejak 25 Juni deklarasi pasangan AMAN adalah waktu yg seharusnya cukup bagi Mas Anies untuk sama sama mengusahakan agar tiket ini berlayar,” ucap Kholid.

“Namun karena batas waktu 4 Agustus tersebut sudah terlewati, maka PKS mulai membuka komunikasi dengan semua pihak agar ada kepastian bahwa kami bisa ikut berkontestasi di Pilkada,” tambahnya.

Pihaknya, kata dia, memberikan sinyal untuk menarik dukungan dan beralih kepada Koalisi Indonesia Maju (KIM) Plus untuk mengusung Ridwan Kamil (RK). Alhasil, opsi ini pun tengah dirapatkan di internal partai.

Baca juga: Detik-detik Menegangkan, Damkar Evakuasi Seorang Pria Jatuh ke Sungai di Sukmajaya Depok

“Salah satu opsi komunikasi tersebut adalah juga membangun komunikasi politik dengan KIM di mana RK (Ridwan Kamil) sebagai calon definitif mereka saat ini. Opsi ini sedang dikaji dan dibahas oleh DPP PKS,” ungkap dia.

Partai bernuansa oranye itu memberi syarat agar kadernya dipasangkan dengan Eks Gubernur Jawa Barat itu jika KIM serius ingin mengajak PKS bergabung di Pilgub Jakarta.(m27)

Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved