Berita Nasional
Kisah Kontroversial Bupati Pati yang Bikin Masyarakat Terluka, Malah Tantang Didemo 50.000 Massa
Kisah Kontroversial Bupati Pati yang Bikin Masyarakat Terluka, Malah Tantang Didemo 50.000 Massa
Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) adalah pajak yang dikenakan atas kepemilikan, penguasaan, atau pemanfaatan bumi dan/atau bangunan yang berada di wilayah perdesaan maupun perkotaan.
Dasar hukumnya adalah Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2009 tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah.
PBB-P2 dulunya dikelola oleh pemerintah pusat, tapi sejak 2014 pengelolaannya dialihkan ke Pemerintah Kabupaten/Kota.
Obyek pajaknya adalah Bumi berupa permukaan tanah, perairan, termasuk laut wilayah kabupaten/kota.
Baca juga: HUT ke-26 Kota Depok, Supian Suri Beri Diskon 100 Persen PBB untuk NJOP Dibawah 100 Juta
Kemudian Bangunan meliputi konstruksi teknik yang melekat di tanah/air, seperti rumah, gedung, pabrik, ruko, hotel, dermaga, serta lainnya.
Subyek pajaknya adalah Orang pribadi atau badan yang memiliki, menguasai, atau memanfaatkan bumi/bangunan.
Contoh: Pemilik rumah, penyewa lahan untuk usaha, perusahaan yang punya gedung
Kebijakan kontroversial inilah yang membuat masyarakat Pati terluka. Dampaknya membuat masyarakat Pati menolak keras.
Tantang Warga Demo dengan Massa 50.000 Orang
Meski mendapatkan penolakan dari masyarakat pati atas kebijakan kenaikan PBB-P2 , tak membuat Bupati pati, Sadewo terenyuh.
Justru dia menantang masyarakat Pati.
"Siapa yang akan melakukan penolakan? Silakan lakukan, jangan hanya 5.000 orang, 50.000 orang suruh kerahkan, saya tidak akan gentar," ujar Sudewo dalam sebuah pernyataan yang memicu kemarahan publik.
Baca juga: Paru-paru Pemuda Klaten, Jawa Tengah Kolaps, Ini Bahaya Vape yang Diungkap Pakar Pulmonologi FKUI
Pernyataan kontroversial tersebut dianggap sebagai pemicu eskalasi ketegangan di lapangan.
Pada Selasa (5/8/2025), terjadi insiden saling tantang dan adu mulut di kawasan Alun-Alun Pati. Ketegangan ini melibatkan massa dari kelompok "Masyarakat Pati Bersatu" dengan Plt. Sekretaris Daerah (Sekda) Pati, Riyoso, dan Plt. Kepala Satpol PP, Sriyatun.
Insiden tersebut terjadi saat warga sedang menggalang donasi logistik di sebuah posko untuk persiapan aksi unjuk rasa yang rencananya akan digelar pada 13 Agustus 2025.
| Mendorong Perempuan Berdaya Kolaborasi Lewat Mba Maya untuk Ekonomi Syariah |
|
|---|
| Ingat Pesan Gus Dur, Gus Ipul Tanggapi Sindiran Amien Rais ke Prabowo: Memang Tidak Bisa Dipercaya! |
|
|---|
| Inilah Jurus Jitu BGN Kendalikan 27.760 SPPG di Indonesia |
|
|---|
| Kondisi Pedagang Buah di Duren Sawit yang Dihantam Pajero Saat Menyeberang di Zebra Cross |
|
|---|
| Kerap Lontarkan Tuduhan Tanpa Bukti Amien Rais Dinilai Berbahaya untuk Politik Indonesia |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Sadewo-Bupati-Pati.jpg)