Selasa, 19 Mei 2026

Berita Nasional

Kisah Kontroversial Bupati Pati yang Bikin Masyarakat Terluka, Malah Tantang Didemo 50.000 Massa

Kisah Kontroversial Bupati Pati yang Bikin Masyarakat Terluka, Malah Tantang Didemo 50.000 Massa

Tayang: | Diperbarui:
Editor: dodi hasanuddin
TribunnewsBanyumas.com/ Mazka Hauzan Naufal
MINTA MAAF - Bupati Pati Sudewo memberikan keterangan pers di kantornya, Kamis (7/8/2025), untuk meminta maaf kepada publik atas polemik kenaikan PBB. Ia menyampaikan permintaan maafnya dengan cara mengklarifikasi dua hal sekaligus, yaitu ucapannya yang terkesan menantang demo dan insiden yang terjadi di posko donasi warga. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PATI - Bupati Pati, Jawa Tengah, Sadewo membuat masyarakat Pati sakit hati. Tak hanya itu, masyarakat Pati juga dibohongi.

Sadewo menaikkan Pajak Bumi dan Bangunan Pedesaan dan Perkotaan (PBB-P2) hingga 250 persen.

Tak hanya itu, dia juga menantang warga Pati yang tak setuju dengan kebijakannya untuk demo dengan mendatangkan massa hingga 50.000 orang.

Baca juga: Lepas 1.600 Pemudik ke Jawa Tengah, Rudy Susmanto Janjikan Balik Gratis ke Bogor

Padahal saat kampanye Pilkada Pati 2024, Sadewo yang diusung PDIP menyatakan bahwa kenaikan pajak justru akan menyengsarakan rakyat.

Dilansir dari TribunSolo, dalam debat Pilkada Pati pada 13 November 2024, Sudewo secara eksplisit menyampaikan keberatannya terhadap upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang dibebankan lewat pajak dan retribusi. 

“Apalagi kalau peningkatan PAD bertitik tumpu pada sektor pajak dan retribusi, itu sangat-sangat kasihan kepada rakyat Kabupaten Pati,” ujar Sudewo saat debat yang disiarkan kanal YouTube Tribun Solo, didampingi wakilnya Suharyono.

Bupati Pati Sadewo
BIKIN WARGA PATI SAKIT HATI - Bupati Pati, Jawa Tengah, Sadewo membuat masyarakat Pati sakit hati. Selain menaikkan PBB-P2 setinggi langit hingga 250 persen, Sadewo juga menantang masyarakat Pati untuk demo dengan menghadirkan 50.000 massa.

Sadewo juga menyatakan bahwa perlunya solusi elegan dan tidak membebani warga untuk meningkatkan pendapatan daerah.

“Harus ada upaya-upaya atau skenario yang elegan untuk meningkatkan pendapatan daerah,” tandasnya.

Kenyataannya tindakan Sadewo tersebut berbeda 360 derajat. 

Bagaimakah kisah Bupati Pati, Sadewo membuat masyarakat Pati, Jawa Tengah terluka?

Naikkan PBB Hingga 250 Persen

Dikutip dari TribunBanyumas, Rencana kenaikan PBB 250 persen disampaikan Bupati Pati Sudewo seusai memimpin rapat intensifikasi PBB-P2 tahun 2025 bersama camat dan Paguyuban Solidaritas Kepala Desa dan Perangkat Desa Kabupaten Pati (Pasopati), di Kantor Bupati Pati, Minggu (18/5/2025).

Bupati Sudewo mengungkap, kenaikan PBB perlu dilakukan untuk meningkatkan pendapatan daerah demi mendukung program perbaikan jalan dan pelayanan publik.

Apalagi, kenaikan PBB belum dilakukan sejak 14 tahun terakhir.

Baca juga: Juragan Emas di Pati Jawa Tengah Dirampok, 1 Kg Emas Dibawa Kabur, Hanya Disisakan Uang Rp 8 Juta

Sudewo pun memastikan, rencana kenaikan PBB ini telah mendapat dukungan dan persetujuan camat dan kades.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved