Kriminalitas
Ini Tampang Pria yang Ngaku Polisi dan THR di Duren Sawit, Ternyata Calo Samsat
Widarto mengatakan ketika dirinya mengenakan seragam polisi hanya di waktu tertentu, yakni pada hari besar atau hari raya.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: murtopo
“Pelaku itu minta bingkisan atau THR lebaran saat kejadian, tapi selebihnya kami masih lakukan pemeriksaan,” pungkasnya.
Diketahui sebelumnya, aksi tersebut terjadi pada Rabu (3/4/2024).
Baca juga: Pemkot Depok Buka Posko Pengaduan THR di Kantor Disnaker Kota Depok
Pemilik toko, Sumiyati mengatakan peristiwa itu bermula saat dirinya tengah melayani pembeli sekira pukul 10.45 WIB.
Secara tiba-tiba datang seorang pria dengan atribut seragam Polri lengkap mendatanginya dan langsung mengatakan ingin meminta THR kepada Sumiyati.
“Dia nanya ‘Ci, ada paket (THR) gak?’ Saya jawab nanti dulu ya lagi sibuk,” kata Sumiyati di lokasi kejadian, Rabu (3/4/2024).
Kemudian Sumiyati menuturkan pria yang memakai seragam Polri dengan pangkat AKP itu justru berpindah tempat ke bagian tengah ruang toko sembari menunggu pemilik toko rampung melayani pelanggan.
Sembari menunggu Sumiyati, secara kebetulan melintas Bimaspol Kelurahan Duren Sawit yang tengah melakukan patroli di depan toko tersebut.
“Pas polisi yang asli datang langsung diinterogasi itu oknumnya, ternyata pas ditelfon temennya (Polisi) rupanya tidak terdata identitasnya,” imbuhnya.
Awalnya polisi gadungan tersebut sempat melakukan penolakan untuk dilakukan interogasi oleh petugas.
Bahkan kerap melawan dengan mendorong Bimaspol tersebut hingga beberapa kali.
Hanya saja Bimaspol tersebut langsung menghubungi jajarannya untuk membantu membawa polisi gadungan tersebut ke Mapolsek Duren Sawit untuk proses pemeriksaan lebih lanjut. (m37)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Widarto-pria-yang-nekat-nyamar-menjadi-polisi-gadungan-di-Duren-Sawit.jpg)