Kriminalitas
Ini Tampang Pria yang Ngaku Polisi dan THR di Duren Sawit, Ternyata Calo Samsat
Widarto mengatakan ketika dirinya mengenakan seragam polisi hanya di waktu tertentu, yakni pada hari besar atau hari raya.
Penulis: Rendy Rutama | Editor: murtopo
Laporan wartawan Wartakotalive.com, Rendy Rutama Putra
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, DUREN SAWIT - Polisi gadungan yang minta jatah Tunjangan Hari Raya (THR) di sebuah toko distributor minuman air mineral Jalan Selat Bali Blok E11 No 5A RT 04 17 Kelurahan Duren Sawit, Kecamatan Duren Sawit, Jakarta Timur yakni Widarto (56) rupanya bekerja sebagai calo atau perantara.
Widarto mengatakan dirinya bekerja sebagai calo di sejumlah wilayah Sistem Administrasi Manunggal Satu Atap (Samsat) kawasan DKI Jakarta.
“Kerja di Samsat, calo Samsat kemana aja, daerah Daan Mogot, Jakarta Timur, Jakarta Utara,” kata Widarto saat ditemui di Mapolsek Duren Sawit, Kamis (4/4/2024).
Hanya saja selama pria asal Semarang itu bekerja sebagai calo, ia tidak pernah menceritakan aktivitas sebagai polisi gadungannya itu ke pihak keluarga maupun rekannya.
Baca juga: Seorang Pria Ngaku Polisi Minta Jatah THR ke Toko Ditributor Air Mineral, Aksinya Dipergoki Bimaspol
“Saya tinggal numpang sama saudara, tapi kalau saya pakai seragam polisi ini habis saya pakai langsung saya pakai jaket biar tidak keliatan, pokoknya tidak ada yang tahu saya begini (Menjadi polisi gadungan),” jelasnya.
Widarto mengatakan ketika dirinya mengenakan seragam polisi hanya di waktu tertentu, yakni pada hari besar atau hari raya.
Sebab menurutnya di waktu tersebut masyarakat akan memberikannya sebuah bingkisan maupun THR, dan itu sudah dilakukan berjalan satu tahun.
“Saya pakai begini (seragam polisi) kalau pas seperti tahun baru, itu kan posisi ramai, pasti ada tahun baru ada yang bakalan kasih bingkisan, kadang kan seperti kue-kue ada,” tuturnya.
Baca juga: Polisi Gadungan Ditangkap Gara-Gara Minta THR ke Distributor Air Minum
Kini aktivitas polisi gadungan yang seragamnya dibeli di Pasar Senen, Jakarta Pusat dengan harga Rp 270 ribu itu harus berakhir dengan digiring ke Mapolsek Duren Sawit.
Pasalnya, Kapolsek Duren Sawit, AKP Sutikno telah memastikan polisi yang diinformasikan minta jatah THR di kawasannya itu adalah gadungan.
Kepastian itu disampaikannya usai pihaknya dalam hal ini penyidik Polsek Duren Sawit melalukan interogasi terhadap pelaku.
“Setelah dicek ternyata benar ada seorang laki-laki yang ternyata dilihat identitasnya mengaku bernama Widarto untuk menggunakan seragam polisi, dan setelah dicek identitasnya memang bukan polisi, ternyata dia adalah polisi gadungan,” kata Sutikno, Kamis (4/4/2024).
Baca juga: Polda Metro Jaya Bakal Tindak Ormas yang Minta THR Lebaran ke Pelaku Usaha
Sutikno mengungkapkan pelaku tersebut juga terbukti meminta THR hingga bingkisan hari raya lebaran idul fitri 2024 kepada toko tersebut.
Beruntungnya pemilik toko tidak memberikannya, dan pelaku langsung dibawa jajaran Sutikno ke Mapolsek Duren Sawit setelah mengetahui adanya kejadian tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Widarto-pria-yang-nekat-nyamar-menjadi-polisi-gadungan-di-Duren-Sawit.jpg)