Pencabulan
Kasus Dugaan Pencabulan oleh Rektor Universitas Pancasila Bikin Mahasiswa Resah
Rektor Universitas Pancasila juga harus menyampaikan klarifikasi, baik terbuki atau tidak terbukti melakukan pelecehan seksual
Spanduk yang dipajang itu bertuliskan "Mempermudah Nafsu Memperkeruh Intelektual", "Tolak Keras Pelecehan Seksual", hingga bertuliskan "Aksi Tolak Rektor".
Saat dikonfirmasi, salah satu sekuriti di Gedung Rektorat Universitas Pancasila, membenarkan bahwa spanduk tersebut dipasang mahasiswa.
"Betul itu (spanduk) dipasang mahasiswa," ucap dia.
Baca juga: Kabar Kecamatan Beji Depok, Warga Pondok Cina Depok Sambut Ramadhan 2024 dengan Kegiatan Tawaqufan
Di samping itu, mahasiswa Fakultas Hukum Universitas Pancasila, juga tampak berkumpul, sambil mengenakan almamater.
Mereka terlihat akan melakukan aksi, terkait dengan adanya isu dugaan pelecehan seksual yang dilakukan Rektor Universitas Pancasila terhadap dua pegawainya tersebut.
Mereka juga membawa spanduk putih, berukuran besar, dengan tulisan berwarna hitam.
Baca juga: Yusril Ihza Mahendra Sebut Hak Angket DPR Kurang Tepat, Ini Tanggapan Timnas AMIN
Tulisan tersebut berbunyi "Keributan Dipermasalahkan, Pelecehan Didiamkan".
Pencabulan
Universitas Pancasila
Rektor Universitas Pancasila Edie Toet Hendratno
Mahasiswa
Kriminalitas
| BREAKING NEWS: Mayat Perempuan Ditemukan Membusuk dan Ditutupi Terpal di Dalam Kontrakan |
|
|---|
| Komnas Perempuan Dalami Kasus Dugaan Pencabulan Oleh Rektor Universitas Pancasila |
|
|---|
| Tak Mau Damai, Pihak Korban Dugaan Perundungan di SMA Binus Serpong Tetap Ingin Tempuh Jalur Hukum |
|
|---|
| Rektor Universitas Pancasila Batal Diperiksa Polda Metro Jaya Atas Dugaan Pencabulan |
|
|---|
| Perjalanan Imam Budi Hartono: Anak Sopir Taksi yang Kini Jadi Wakil Wali Kota Depok |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Mahasiswa-Universitas-Pancasila.jpg)