Pemilu 2024
Prabowo-Gibran Menang Tapi Kursi Gerindra di Depok Berkurang, Yeti Wulandari Beberkan Penyebabnya
Saat rapat koordinasi nasional Partai Gerindra, lanjut dia, kami diamanahkan untuk memenangkan Prabowo sebagai Presiden Indonesia 2024-2029
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka diprediksi akan memenangkan kontestasi Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024.
Meskipun pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) belum dilakukan, namun hasil hitung cepat sejumlah lembaga survei menunjukkan keunggulan telak pasangan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka atas pasangan Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar dan Ganjar Pranowo-Mahfud MD.
Real count KPU hingga Senin (19/2/2024) pukul 19.00 WIB juga menunjukkan keunggulan Prabowo-Gibran atas lawan-lawannya.
Dari 71,35 persen suara yang masuk, Prabowo-Gibran mendapatkan 66.373.413 suara (58,58 persen), sementara Anies-Muhaimin 23.349.647 suara (24,26 persen) dan Ganjar-Mahfud 16.512.249 (17,16 persen).
Baca juga: Prabowo-Gibran Unggul di Kandang PKS, Yeti Wulandari Ucapkan Terima Kasih ke Warga Depok
Namun, keunggulan Prabowo-Gibran ini tidak memberikan coattail effect (efek ekor jas) kepada peningkatan suara Partai Gerindra khususnya di Kota Depok.
Suara Partai Gerindra di Kota Depok malah mengalami penurunan dibandingkan dengan Pemilu 2019.
Politisi Partai Gerindra, Yeti Wulandari mengatakan, perolehan suara Partai Gerindra di Kota Depok pada Pemilu 2024 diperkirakan menurun dibandingkan Pemilu 2019 lalu.
Baca juga: Harga Beras di Pasar Agung Depok Makin Melambung, Stok Premium Kosong
"Tahun 2019 Partai Gerindra meraih 10 kursi di DPRD Kota Depok. Tetapi pada Pemilu 2024 ini, kami diperkirakan kehilangan dua kursi," kata Yeti saat ditemui di kantor DPRD Kota Depok, Cilodong, Senin (19/2/2024).
Berdasarkan data dari setiap PAC (Pengurus Anak Cabang) yang sudah masuk ke DPC Partai Gerindra Kota Depok, kursi yang hilang berada di daerah pemilihan Beji-Cinere-Limo (BCL) dan Sawangan-Bojongsari, Cipayung (SaBoCi).
"Di dapil Beji-Cinere-Limo, kami kehilangan 1 kursi dari sebelumnya 2 kursi pada 2019," ujarnya.
Sementara di dapil Sawangan-Bojongsari-Cipayung, Partai Gerindra juga kehilangan 1 kursi dari sebelumnya 3 kursi pada 2019.
Baca juga: Imam Budi Hartono Ungkap Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 yang Beredar di Warga Depok Hoax, Tunggu KPU
"Kami hanya mendapat 8 kursi di DPRD Kota Depok pada (Pemilu) 2024 ini," papar Yeti.
Wakil Ketua DPRD Kota Depok ini mengungkapkan, anomali perolehan suara ini akan menjadi salah satu bahan evaluasi Partai Gerindra Kota Depok.
"Tahun 2009, Partai Demokrat mendapat efek ekor jas dari pencapresan Susilo Bambang Yudhoyono sehingga suaranya di parlemen naik. Begitu pun PDIP saat mencapreskan Jokowi di 2014 dan 2019, suara partai naik. Tetapi kami malah turun," beber Yeti.
Yeti menduga turunnya suara Partai Gerindra di Kota Depok karena para caleg sibuk mengampanyekan Prabowo sebagai capres.
Baca juga: Viral Informasi 50 Nama Caleg Lolos ke Kursi DPRD Kota Depok, Bawaslu: Belum Tentu Benar
Kaesang Sempat Bikin Heboh Pasang Baliho Calon Wali Kota Depok, PSI Tetap Gagal Kalahkan PKS |
![]() |
---|
Prabowo-Gibran Unggul di Kandang PKS, Yeti Wulandari Ucapkan Terima Kasih ke Warga Depok |
![]() |
---|
Viral Informasi 50 Nama Caleg Lolos ke Kursi DPRD Kota Depok, Bawaslu: Belum Tentu Benar |
![]() |
---|
Mahasiswa Vokasi UI Bikin Game Orang-orangan Sawah Juara 2 di Kompetisi GameJam Plus Indonesia 2023 |
![]() |
---|
Imam Budi Hartono Ungkap Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 yang Beredar di Warga Depok Hoax, Tunggu KPU |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.