Minggu, 12 April 2026

Harga Beras Naik

Harga Beras di Pasar Agung Depok Makin Melambung, Stok Premium Kosong

Lusiana mengaku, kenaikan beras di Pasar Agung Depok terjadi secara bertahap

TribunnewsDepok.com/M. Rifqi Ibnumasy
Pedagang beras, Lusiana, menanti pembeli di Pasar Agung Depok, Senin (19/2/2024) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SUKMAJAYA - Pasca pemilihan umum (Pemilu) yang digelar 14 Februari 2024 lalu, harga beras di Pasar Agung, Kecamatan Sukmajaya, Kota Depok semakin tinggi.

Seorang pedagang, Lusiana mengaku, kenaikan harga beras sudah terjadi selama tiga bulan dan tak kunjung adanya penurunan.

Puncak kenaikan harga beras justru terjadi di bulan Februari 2024, bertepatan dengan pelaksanaan Pemilu.

Lusiana menjelaskan, harga beras kualitas paling rendah mencapai Rp 15 ribu hingga Rp 16 ribu per kilogram.

Baca juga: Guru Besar FKUI Ungkap Demam Rematik Akut pada Anak Picu Penyakit Jantung Rematik Perempuan Dewasa

Padahal, awalnya beras kualitas paling rendah itu dijual dengan harga Rp 9 ribuan saja.

“Puncak-puncaknya, sebulan ini (Februari). Kenaikannya banyak, dari Rp 9 ribu per kilo, sekarang sampai Rp 15-16 ribu,” kata Lusiana di lokasi, Senin (19/2/2024).

Lusiana mengaku, kenaikan beras di Pasar Agung Depok terjadi secara bertahap.

Baca juga: Imam Budi Hartono Ungkap Rekapitulasi Suara Pemilu 2024 yang Beredar di Warga Depok Hoax, Tunggu KPU

Bahkan, beras kualitas premium sudah langka di pasaran sejak sebulan lalu.

“Kalau beras yang bagus emang lagi kosong, ya sebulan ini. Premium per 5 kg, Rp 60 ribu, sekarang bisa Rp 80 ribu,” ujarnya.

Akibat dari tingginya harga beras, Lusiana mengaku mengalami penurunan omzet dagangannya lebih dari 50 persen. (m38)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved