Pemilu 2024

Cerita Menarik Warga Soal Baliho Prabowo Subianto yang Jatuh di Jalan, Ada yang Mengejutkan

Baliho Prabowo Subianto yang jatuh di jalan. Ada cerita menarik dari warga yang mendirikan kembali baliho yang jatuh.

Editor: dodi hasanuddin
@prabowo
Cerita Menarik Warga Soal Baliho Prabowo Subianto yang Jatuh di Jalan, Ada yang Mengejutkan 

Dikutip dari kompas.com,  PKB mengklaim, sekitar 60.000 kader dan simpatisannya memadati Stadion Manahan, tempat digelarnya hajatan akbar ini.

Baca juga: Artis Sinetron Bobby Joseph Ditangkap Karena Narkoba, Pernah Jadi Driver Ojol dan Rumah Tangga Bubar

Muhaimin sesumbar perolehan suara PKB akan melesat signifikan pada Pileg 2024 di Jawa Tengah, namun tetap tak cukup untuk menyalip PDI-P. Ia mengakui kedigdayaan partai politik bernomor urut 3 itu di Jawa Tengah.

"Saya ingin, 2024, kita juara 2 (di Jawa Tengah), jaraknya agak dekat dengan PDI-P. Sanggup?" tanya Muhaimin, disambut pekik kesanggupan para simpatisan PKB di Stadion Manahan.

Permintaan Alutsista PT Pindad Meningkat ke Luar Negeri

Presiden Joko Widodo berkunjung ke PT Pindad di Kabupaten Malang. Jokowi pun mengajak Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dan Menteri BUMN Erick Thohir.

Jokowi menyampaikan bahwa kunjungan kerja dengan Prabowo dan Erick Thohir tidaklah bernuansa viral.

"Ini kita mau ke Pindad, ke Kabupaten Malang ini mau ke Pindad. Pindad itu di bawah Pak Menteri BUMN Pak Erick Thohir dan di bawah Pak Menhan Prabowo," ujar Jokowi, dilansir tayangan video di YouTube Sekretariat Presiden, Senin.

 "Enggak ada hubungannya dengan yang ditanyakan," tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Jokowi menyampaikan bahwa saat ini permintaan alutsista produksi PT Pindad mengalami kenaikan tajam dari konsumen luar negeri sehingga pemerintah akan memutuskan ke mana arah perkembangan perusahaan produsen alutsista itu ke depannya.

"Karena permintaan dari pasar ekspor untuk produk Pindad ini meningkat sangat tajam. Jadi kami akan rapat nanti di Pindad dengan dirut, dengan komisaris utama, semuanya ingin memutuskan ke arah mana Pindad ini akan dibawa," jelas Jokowi.

"Karena memang ada sebuah demand, permintaan yang sangat besar sekali dari luar untuk ekspor," tambahnya.

Berita ini sebagian telah tayang di Kompas.com

Sumber: Kompas.com
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved