Politik
Tekad Menangkan Prabowo Jadi Presiden, Nuroji Targetkan Perolehan Suara 70 Persen di Depok
Dia menambahkan sistem ekonomi liberal yang dianut saat ini juga membuat Indonesia susah jadi negara maju
Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEJI - Partai Gerindra telah mendeklarasikan Prabowo Subianto sebagai calon presiden pada perhelatan Pemilu 2024 mendatang
Saat ini, para kader Partai Gerindra sibuk melakukan konsolidasi untuk memenangkan Prabowo sebagai Presiden Indonesia pada 2024.
Seperti yang juga dilakukan oleh kader Partai Gerindra asal Depok Nuroji.
"Target kami Prabowo meraih 70 persen suara di Depok," kata Nuroji di Aula Gedung Baleka II Kota Depok, Jawa Barat, pada Sabtu (22/7/2023).
Baca juga: Masuk Nominasi Kota Kreatif UNESCO, Sandiaga Uno: Kreativitas Masyarakat Depok Diakui Dunia
Menurut anggota DPR RI Dapil Depok-Bekasi ini, target di atas tidaklah berlebihan mengingat pada Pilpres 2019 lalu pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno meraih suara 63 persen saat berhadapan dengan Joko Widodo-Ma'aruf Amin.
"Walaupun tidak bisa menang total, kami yakin suara Prabowo tetap naik," ucapnya.
Anggota Komisi X ini mengaku pihaknya harus kerja keras mencapai target perolehan suara itu karena Pilpres 2024 kemungkinan akab diikuti tiga pasangan calon.
Baca juga: Penilaian Elite PDIP Jadi Keuntungan Besar Bagi Prabowo Subianto Untuk Bertarung di Pilpres 2024
"Dulu kita dapat 63 persen bersama PKS. Sekarang suara dibagi dua dengan PKS. Ya, dapat 60 persen juga sudah bagus," imbuhnya.
Untuk menyosialisasikan Prabowo, Nuroji telah menggalang dukungan dari banyak komunitas di Kota Depok.
"Ada sekira 70 komunitas yang telah saya galang untuk mendukung Prabowo," tuturnya.
Baca juga: Mario Teguh Bantah Laporan Dugaan Penipuan yang Ditujukan Kepadanya
Dia pun meminta para pendukung Prabowo dan Partai Gerindra untuk melakukan kampanye secara positif.
"Pendukung Prabowo tidak mau nyerang atau pun memfitnah capres lain," imbuhnya.
Nuroji menegaskan perjuangan Prabowo selama ini adalah menjadikan Indonesia sebagai negara besar.
Baca juga: Anggota DPRD DKI Jakarta Main Game Saat Rapat Paripurna, Pengamat: Digaji Buat Perjuangkan Rakyat!
"Prabowo ingin menjaga persatuan sebagai modal pembangunan. Dia tidak ingin ada perpecahan. Karena itulah maka dia bergabung dengan pemerintahan Presiden Jokowi," paparnya.
"Jadi Prabowo bergabung di pemerintahan bukan karena mau jadi menteri saja tetapi karena ingin menyatukan kembali masyarakat yang terpecah," imbuh Nuroji.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Anggota-DPR-Fraksi-Gerindra-Dapil-Depok-Bekasi-Nuroji-saat-ditemui-diAula-Gedung-Dibaleka.jpg)