Breaking News:

Basri Baco: DPD Golkar DKI Gelar FGD IKN untuk Serap Aspirasi Warga dalam Menenyukan Nasib Jakarta

Baco mengaku, sering berdiskusi dengan koleganya di DPRD DKI Jakarta terkait sistem pemerintahan di Provinsi Jakarta pasca IKN dipindah ke Kalimantan

Editor: murtopo
Istimewa
Desain Ibu Kota Baru Indonesia yang diberi nama Nusantara oleh Presiden Joko Widodo 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, GAMBIR - Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD DKI Jakarta Basri Baco menginginkan, pemerintah pusat mendengar pendapat dari pemangku kepentingan seputar nasib Jakarta.

Hal itu yang mendorong DPD Golkar DKI Jakarta menggelar diskusi kelompok atau focus group discussion (FGD) bertajuk ‘Bagaimana Sistem Pemerintahan DKI Jakarta Setelah Tidak Lagi menjadi Ibu Kota Negara dalam Perspektif Ahli’ pada Selasa (22/3/2022) pukul 14.00.

“FGD itu merupakan upaya kami untuk menyerap aspirasi dari masyarakat Jakarta dalam menentukan nasib sendiri,” ujar Baco pada Senin (21/3/2022).

Baco mengaku, sering berdiskusi dengan koleganya di DPRD DKI Jakarta terkait sistem pemerintahan di Provinsi Jakarta pasca IKN dipindah ke Kalimantan Timur.

Baca juga: Golkar DKI Ungkap Kesiapan Hadapi Era Baru pasca IKN Dipindah Lewat FGD

Kebanyakan dari mereka menyebut, idealnya pemerintah pusat melimpahkan otonomi daerah tingkat dua karena pemindahan IKN bakal menjadikan Jakarta menjadi provinsi umum.

“Diskusi ini akan berseri dan akan menjadi rekomendasi kepada Gubernur dan DPR RI. Kan Presiden memberikan waktu kepada Gubernur tapi kelihatannya eksekutif belum bergerak,” katanya.

“Jadi kami berupaya untuk memfasilitasi dan semoga ini akan berkembang terus, sehingga jangan pusat yang menentukan nasib kita di Jakarta. Tapi paling tidak apa sih yang kita mau, tentunya sesuai harapan masyarakat melalui partai-partai. Ini akan menjadi bahan di DPRD dan bahan di DPR dalam menentukan kebijakan nanti bagi Jakarta,” lanjutnya.

Dia menambahkan, acara ini akan dihadiri oleh seluruh perwakilan partai politik yang ada di Jakarta, termasuk DPRD DKI Jakarta.

Baca juga: Dosen Sekolah Kajian Stratejik dan Global UI Sebut IKN Dikhawatirkan Tambah Utang Negara

Acara ini juga dikemas secara interaktif, dengan harapan semakin banyak gagasan yang bisa terserap untuk menentukan nasib Jakarta ke depan.

“Sebagai wakil rakyat kami juga perlu urun rembuk (memberikan saran) dalam menentukan nasib Jakarta ke depan,” imbuh Baco yang juga menjadi Sekretaris DPD Golkar DKI Jakarta ini.

Seperti diketahui, Dewan Pembina Partai (DPD) Partai Golkar DKI Jakarta akan mengadakan diskusi kelompok atau focus group discussion (FGD) bertajuk ‘Bagaimana Sistem Pemerintahan DKI Jakarta Setelah Tidak Lagi menjadi Ibu Kota Negara dalam Perspektif Ahli’ pada Selasa (22/3/2022) pukul 14.00.

Baca juga: IKN Pindah ke Kaltim, Jakarta Diusulkan Tetap Sandang Status Daerah Khusus atau Istimewa

Acara yang digelar menggandeng Warta Kota (Tribunnetwork/Kompas Gramedia) ini akan dihadiri oleh sejumlah pakar di bidangnya dari akademisi, birokrat hingga legislatif.

Ketua DPD Partai Golkar DKI Jakarta Ahmed Zaki Iskandar mengatakan, diskusi digelar untuk memberi gambaran kepada para kader Golkar maupun masyarakat tentang sistem pemerintahan di Jakarta pasca IKN dipindah ke Provinsi Kalimantan Timur.

Pemindahan ke IKN Nusantara ini mengacu pada UU Nomor 3 tahun 2022 tentang IKN yang diteken Presiden RI Joko Widodo pada 15 Februari 2022 lalu.

Baca juga: IKN Nusantara Usung Konsep Smart City, BSSN Mulai Latih SDM Amankan Data Sensitif Negara

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved