Rabu, 15 April 2026

IKN Nusantara Usung Konsep Smart City, BSSN Mulai Latih SDM Amankan Data Sensitif Negara

Konsep smart city tentu saja membutuhkan infrastruktur dan sumber daya manusia yang mumpuni untuk mengamankan data negara

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Umar Widodo
TribunnewsDepok/Hironimus Rama
Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen TNI (Purn) Hinsa Siburian (kedua kiri) saat berjalan di Kantor BSSN Sawangan, Depok, Senin (7/3/2022) 

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN - Rencana pemindahan Ibu Kota Negara (IKN) ke Kalimantan Timur sudah mulai dilakukan pemerintah. Ibu Kota Negara baru dengan nama Nusantara ini dirancang dengan konsep smart city.

Konsep ini tentu saja membutuhkan infrastruktur dan sumber daya manusia (SDM) yang mumpuni untuk mengamankan data negara.

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) Letjen. TNI (Purn) Hinsa Siburian mengatakan pihaknya siap menjalankan tugas itu.

"BSSN senantiasa berperan aktif dalam menjalankan tugas keamanan siber yang
terkait program-program pemerintah terkini," kata Hinsa dalam konferensi pers di Kantor BSSN Sawangan, Senin (7/3/2022).

Terkait IKN baru, BSSN Bersama kementerian terkait terus menyiapkan hal-hal mendasar yang dibutuhkan sesuai dengan tugas, fungsi  dan kewenangannya.

Sebagai contoh saat ini Pusat Pengembangan SDM BSSN telah memiliki simulator keamanan siber smart city di Sentul, Kabupaten Bogor.

Simulator ini digunakan sebagai sarana pelatihan keamanan siber bagi SDM Keamanan Siber dan Sandi guna mempersiapkan pengamanan siber pada Ibukota Negara yang baru.

"Kita sudah pada tahap melakukan apa yang arus dilakukan. Kita sudah melatih ASN (Aparatur Sipil Negara) yang nanti bertanggung jawab di bidang siber," jelas Hinsa.

Kantor Badan Siber dan Sandi Negara di Sawangan, Depok, Jawa Barat
Kantor Badan Siber dan Sandi Negara di Sawangan, Depok, Jawa Barat (TribunnewsDepok/Hironimus Rama)

Pelatihan sumber daya manusia di bidang siber ini akan dimulai tahun ini dengan peserta dari kementerian-kementerian terkait.

"Kita sudah berkoordinasi dengan Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (BAPPENAS) untuk membangun sistem mengamankan data-data sensitif negara," ujarnya.

BSSN sudah menyiapkan tempat dan perangkat pelatihan siber di Sentul.

"Kita punya tempat untuk menginap di sana. Bisa juga pelatihan online. Kita akan koordinasi dengan kementerian terkait," tambahnya.

Pelatihan ini diprioritaskan kepada orang-orang yang diproyeksi akan menggawangi cyber security di IKN Nusantara.

"Ini bertahap, tetapi mulai tahun ini sumber daya manusia harus disiapkan. Untuk perangkat tekniloginya, kita akan bicarakan dengan BAPPENAS," tutur Hinsa.

Dia menegaskan BSSN siap mendukung semua program pemerintah dalam mengamankan data negara.

"BSSN siap berkoordinasi dengan lembaga lain untuk mengamankan data negara. Karena yang membangun sistem elektronik itu lembaga lain, maka kita siap mengamankan," tandas Hinsa.

Sumber: Tribun depok
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved