Kenali Gangguan Saluran Cerna Karena Alergi, Agar Tumbuh Kembang Si Kecil Optimal

Pada umumnya orangtua sulit membedakan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak disebabkan gangguan fungsional atau merupakan manifestasi aleri

Editor: murtopo
Istimewa
Seminar digital yang dihelat Danone Specialized Nutrition Indonesia dengan tema Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya, pekan lalu.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ign Agung Nugroho

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Angka kejadian alergi makanan pada anak di Indonesia khususnya alergi susu sapi (ASS) terus meningkat. 

Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) mencatat angka kejadian ASS 2-7,5 persen dengan kasus tertinggi terjadi pada usia awal kehidupan si kecil. 

Gejala alergi umumnya bermanifestasi pada saluran pernapasan, kulit, serta saluran cerna. 

Menurut dr. Frieda Handayani Sp.A (K), dokter spesialis anak dan konsultan Gastro Hepatologi, saluran cerna pada anak masih rentan, antara lain karena organ saluran cerna belum berfungsi sempurna, oleh karenanya saluran cerna seringkali mengalami gangguan seperti konstipasi.  

Baca juga: Keladi Tikus dan Daun Sirsak Bahan Obat Herbal, Ini Khasiatnya Bagi Kesehatan

"Gangguan di saluran cerna menjadi gejala alergi paling tinggi terjadi dengan persentase sebanyak 50-60 persen misalnya berupa konstipasi," kata dokter Frieda dalam seminar digital yang dihelat Danone Specialized Nutrition Indonesia dengan tema 'Gejala Alergi Saluran Cerna VS Gangguan Saluran Cerna Fungsional: Cara Membedakannya', pekan lalu. 

Selain itu, lanjut dokter Frieda mengatakan, gangguan saluran cerna pada anak juga dapat merupakan manifestasi alergi, seperti alergi susu sapi. 

Pada umumnya, orangtua sulit membedakan apakah gangguan saluran cerna yang dialami anak disebabkan karena gangguan fungsional atau merupakan manifestasi alergi. 

Baca juga: Poliherbal Jadi Pilihan Terapi Covid-19, PDHMI: Cegah Perburukan dan Percepat Pemulihan Pasien

Gangguan saluran cerna yang disebabkan karena alergi, pada umumnya juga disertai dengan gejala alergi lainnya yang terjadi pada kulit ataupun saluran pernapasan.

"Penting sekali untuk dapat mengenali penyebab gangguan saluran cerna tersebut karena membutuhkan penanganan yang berbeda," katanya. 

Lebih lanjut dokter Frieda mengatakan, gangguan saluran cerna dapat menyebabkan terganggunya asupan nutrisi pada anak, sehingga bila tidak ditangani dengan tepat dapat menyebabkan terhambatnya tumbuh kembang si Kecil.

Baca juga: Kelola Obat dan Perbekalan Kesehatan, Dinkes Kabupaten Bogor Luncurkan Si Oke

Sedangkan penyakit alergi dapat memberikan dampak negatif jangka panjang sehingga mengganggu kualitas hidup dan tumbuh kembang si Kecil. 

"Oleh karena itu, tindakan promotif dan preventif sejak dini menjadi hal sangat penting untuk mengatasi penyakit alergi," ujar dokter Frieda.

Terkait semua ini, ia pun menegaskan, orang tua memiliki peran penting dalam memahami dan mengenali gejala alergi pada si kecil agar mendapat penanganan yang tepat sehingga asupan nutrisi anak tetap terpenuhi dan tidak menghambat tumbuh kembang anak.

Dalam kesempatan itu, Mom Influencer Binar Tika juga berbagi pengalamannya dalam menangani anak dengan ASS.

Baca juga: Manfaat Bawang Merah untuk Kesehatan, Bisa Mengatasi Masuk Angin Hingga Sakit Kepala

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved