Kamis, 30 April 2026

Keladi Tikus dan Daun Sirsak Bahan Obat Herbal, Ini Khasiatnya Bagi Kesehatan

Keladi tikus dan daun sirsak saat ini juga cukup populer digunakan sebagai obat herbal di kalangan masyarakat.

Tayang:
Editor: murtopo
istimewa
Tanaman keladi tikus (Typhonium flagelliforme), adalah salah satu jenis tumbuhan yang kerap digunakan sebagai obat herbal tradisional.  

Laporan Wartawan Wartakotalive.com Ign Agung Nugroho

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Di Indonesia, keladi tikus (Typhonium flagelliforme) adalah salah satu jenis tumbuhan yang kerap digunakan sebagai obat herbal tradisional. 

Begitu juga daun sirsak (Annona muricata), saat ini juga cukup populer digunakan sebagai obat herbal di kalangan masyarakat, di samping buahnya yang memiliki banyak manfaat.

Karena kandungannya, keladi tikus dan daun sirsak dipercaya dapat melindungi tubuh dari risiko penyakit.

Menurut  Dr. Jeffri Aloys Gunawan, Sp.PD, edukator kesehatan, bukti yang ada saat ini menunjukkan, ekstrak keladi tikus mengandung senyawa senyawa alkaloid, triterpenoid, lignan, flavonoid, tanin, dan sterol. 

Baca juga: Jangan Buang Sisa Bahan Makanan, Ini Cara Mengolahnya Agar Jadi Hidangan Kaya Rasa

"Berdasarkan pengujian secara in vitro, kandungan ini membuatnya potensial untuk dapat digunakan sebagai antioksidan, antiradang, antimikroba, antikanker (khususnya kanker hati dan darah), dan juga dapat menghilangkan efek buruk kemoterapi," kata Jeffri Aloys dalam keterangan resminya, Rabu (13/10/2021).

Ia mengatakan, keladi tikus juga bersifat sebagai obat batuk sehubungan dengan adanya zat aktif yang diduga dapat mencegah dan meringankan reaksi imunologi berupa alergi. 

"Sebenarnya sejak dahulu kala, keladi tikus dipakai secara tradisional untuk membantu meredakan batuk, sakit kepala, dan nyeri perut," katanya.

Baca juga: Poliherbal Jadi Pilihan Terapi Covid-19, PDHMI: Cegah Perburukan dan Percepat Pemulihan Pasien

Sedangkan ekstrak daun sirsak berpotensi sebagai imunostimulator. 

"Hal ini terbukti melalui uji praklinik yang menunjukkan kandungan senyawa flavonoid, alkaloid, dan acetogenin dalam ekstrak daun sirsak dapat menstimulasi respon imun dengan mengaktifkan makrofag, memicu sekresi interferon gamma, serta meningkatkan ekspresi dan proliferasi sel T helper maupun sel T sitotoksik," katanya.

Selain itu, beberapa hasil penelitian bioinformatika (in-silico studies) menunjukkan bahwa kelompok senyawa acetogenin dalam ekstrak daun sirsak berpotensi sebagai antivirus yang dapat menghambat spike protein dari virus SARS-CoV-2 penyebab Covid -19 dan mencegah perlekatan protein virus SARS-CoV-2 pada membran sel manusia.

Baca juga: Ingin Tanaman Srikaya Rajin Berbuah? Begini Cara Mudahnya

Bahkan, ekstrak daun sirsak juga telah lama diketahui mempunyai aktivitas sebagai antioksidan, antikanker, dan antiperadangan, antiinfeksi, menstabilkan gula darah, obat batuk pilek, dan radang tenggorokan. 

"Sudah lama secara tradisional daun sirsak ini dipakai di berbagai belahan dunia untuk membantu meredakan nyeri kepala, rematik, dan insomnia," ujar Jeffri Aloys.

Dan saat ini, sudah ditemukan beberapa evidence (bukti ilmiah) bahwa keladi tikus dan daun sirsak bermanfaat bagi kesehatan dan juga untuk pengobatan.

Menyikapi hal itu, PT. Dami Sariwana menghadirkan Thyponisix, yakni produk kesehatan yang mengandung ekstrak herbal rimpang keladi tikus dan daun sirsak yang berkhasiat untuk menjaga kesehatan tubuh. 

Ekstrak rimpang keladi tikus dan daun sirsak itu diklaim mampu menjaga daya tahan tubuh, memelihara kesehatan, dan juga membantu pemulihan tubuh. (ign).

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved