Berita Depok
Hidayat Nur Wahid Buka Suara Soal Vonis Bebas Pendiri Pasar Muamalah Depok
Pendiri Pasar Muamalah di Kota Depok, Zaim Saidi divonis bebas. Inilah komentar mantan Presiden PKS, Hidayat Nur Wahid.
Penulis: dodi hasanuddin | Editor: dodi hasanuddin
Sebab, transaksi jual beli di pasar tersebut bukan menggunakan mata uang Rupiah, melainkan koin dinar dan dirham.
Soal adanya pasar tersebut dapat dilacak dari riwayat digitalnya melalui berbagai pemberitaan dan publikasi sejak 2016.
Baca juga: Jangan Buang Sisa Bahan Makanan, Ini Cara Mengolahnya Agar Jadi Hidangan Kaya Rasa
Banyak yang salah tafsir tentang Pasar Muamalah Depok. Ini penjelasan dari sang pendiri Pasar Muamalah Depok, Zaim Saidi.
Pasar Muamalah Depok yang berada di Jalan M Ali, Tanah Baru, Kota Depok menjadi heboh lantaran diberitakan alat transaksinya menggunakan mata uang dirham dan dinar.
Baca juga: Ingin Bayar Pajak Kendaraan? Kunjungi Saja Gerai Samsat Keliling, Berikut Lokasinya di Jabodetabek
Sepintas mata uang dirham dan dinar merujuk kepada mata uang asing. Mata uang asing tersebut banyak digunakan sebagai alat membayar masyarakat Timur Tengah.
Namun, tafsiran itu ternyata salah. Alat tukar yang digunakan di Pasar Muamalah Depok tersebut adalah koin emas, koin perak, dan koin tembaga.
Koin yang digunakan sebagai alat untuk membeli barang itu dinamakan dirham, dinar, dan fulus.
Merujuk zaimsaidi.com, tentang dinar, dirham, dan fulus yang dijual di toko online, koin 1 dirham perak 2,957 gram, Wakala Resmi Nusantara nilainya setara Rp 73, 500.
Kemudian American Eagle Silver Coin 1oz (31.3g), Logam Mulia, Perak, 99.99% senilai Rp 800.000.
Baca juga: Depok Hari Ini Rabu 13 Oktober, Prakiraan Cuaca BMKG: Hujan Hingga Malam, Waspada Angin Kencang
2019 Great Britain 2oz Silver Queen's Beasts The Bull (62.6g), Logam Mulia, Perak, 99.99% senilai Rp 1,6 juta.
Ada juga Bintan Dirham 2.975 gr Perak Logam Mulia Dari Wakala Resmi seharga Rp 72.000.
Lalu, koin Fulus nilainya Rp 6.100 - Rp 9.150.
Baca juga: Awali Karier Jadi Ekstras, Asmara Abigail Merasa Terlahir Kembali di Film A World Without
Selain itu, terdapat juga dinas emas yang jenisnya bernama dinar Ashari.
"Isi berita itu sendiri banyak ketidakbenarannya. Menjurus sebagai hoax. Para penanggapnya pun umumnya tak paham. Termasuk nara sumber yang harusnya menjelaskan," kata Zaim Saidi yang merupakan pengamat Kebijakan Publik PIRAC di Instagram@zaim.saidi.
Zaim Saidi menambahkan bahwa alat tukar yang digunakan dalam pasar itu adalah koin emas, koin perak, dan koin tembaga.
Baca juga: Abdul Rozak dan Umi Kalsum Dipolisikan, Pihak Ayu Ting Ting Merasa Laporan Terlalu Didramatisir
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Zaim-Saidi-pendiri-pasar-Muamalah-Depok.jpg)