Keracunan MBG
Siswa SDN 07 Pulogebang Diduga Keracunan MBG, Ini Penjelasan Kepala Sekolah
Siswa SDN 07 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur muntah usai santap makan bergizi gratis (MBG), Rabu (25/9/2025).
Penulis: Miftahul Munir | Editor: Hironimus Rama
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Miftahul Munir
WARTAKOTALIVE.COM, CAKUNG - Siswa SDN 07 Kelurahan Pulogebang, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur, diduga keracunan makanan dari Program Makan Bergisi Gratis (MBG) pada Rabu (24/9/2025).
Sebanyak enam orang siswa dikabarkan muntah usai menyantap makan bergizi gratis (MBG) yang dibagikan oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Pulogebang.
Terkait hal itu, Kepala SDN 07 Pulogebang, Catharina Yenny, memberikan penjelasan mengenai kronologi dugaan keracunan ini.
Baca juga: Siswa SDN 07 Pulogebang Muntah Saat Santap MBG, SPPG Lakukan Variasi Menu
Ia menjelaskan SDN 07 Pulogebang mendapatkan jatah MBG dalam dua sesi pada Rabu (24/9/2025). Sesi pertama di pagi hari dan kedua pada siang hari.
"Sesi kedua ini datang sekitar jam 12.00 WIB, kemudian anak-anak kami makan di sekitar pukul 13.00 WIB," kata Catharina di Jakarta, Kamis (25/9/2025).
Saat jam santap makan, Catharina mendapat laporan dari guru adanya keluhan terkait makanan.
"Ada guru yang bilang, bu anak-anak bilang aromanya enggak enak, jadi aromanya kurang sedap lah," ujarnya
Catharina kemudian berinisiatif menghubungi pihak SPPG untuk komplain terkait keluhan para siswa tersebut.
Ia memberikan informasi aroma makanan tersebut sudah tidak enak, sehingga anak-anak merasa sayuran kolnya kurang sedap.
"Kami dapat antaran hari itu menu baru, soto ayam. Ada sayuran ayam, bihun, kol, daun bawang. Nah, kolnya memang sudah matang, sepertinya karena itu di dalam ompreng seperti ini ya, jadi kol itu kan panas terus mengeluarkan aroma, kan dia mengandung gas sehingga mengeluarkan aroma," jelasnya.
Di dalam ompreng itu juga ada buah pisang dan ia menilai mengeluarkan aroma atau bau yang bikin enam siswanya mual dan muntah.
Menurut Catharina, ketika para siswa itu membuka ompreng, aroma dari dalam sudah tercium negitu menyengat.
"Tapi kalau dicium nanti lama-lama, itu sebenarnya makanan itu tidak basi, gitu. Tapi dari pihak dapur langsung bilang, Ibu jangan diberikan kepada anak-anak dulu, gitu," tegasnya.
Ia menilai, pihak sekolah sempat memberikan informasi kepada guru-guru agar tidak memberikan MBG tersebut sampai diperiksa oleh SPPG.
| Puslabfor Polri dan BPOM Turun Tangan Periksa Sampel MBG di SDN 01 Gedong Pasar Rebo |
|
|---|
| Dinkes Kota Bekasi Terima Laporan Sekolah Ada Ulat di MBG, Diduga dari Sayuran |
|
|---|
| Tunggu Hasil Pemeriksaan Sampel Dugaan Keracunan, MBG di SDN 01 Gedong Dihentikan Sementara |
|
|---|
| Dugaan Keracunan MBG di SDN 01 Gedong, Plt. Kepala Sekolah Akui Ada Bau Tak Sedap dari Makanan |
|
|---|
| Keracunan MBG Marak, Dapur SPPG Segi Antara Depok Terapkan Prosedur Ketat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pulo-Gebang-07-SDN.jpg)