Ledakan SPBE Bekasi
SPBE Cimuning Bekasi Terbakar, Pertamina Minta Maaf & Jamin Ganti Rugi Korban
Lima Jam Api Mengamuk di SPBE Bekasi, Pertamina Minta Maaf dan Jamin Ganti Rugi Korban
Penulis: Rendy Rutama | Editor: Hironimus Rama
Kondisi para korban dilaporkan cukup memprihatinkan karena paparan panas yang ekstrem.
"Rata-rata mengalami luka bakar sekitar 60-70 persen untuk para korban," jelasnya.
Untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, pihak kepolisian dan pemerintah setempat langsung mendirikan posko pengungsian darurat bagi warga yang rumahnya terdampak di sekitar area SPBE.
"Yang jelas ini kan ada posko, nanti dicatat oleh pihak relevan semua kerugian seperti apa, yang utama adalah keselamatan warga sekitar. Karena kami lihat banyak warga yg terdampak di sekitar," tuturnya.
Permintaan Maaf dan Ganti Rugi Pertamina
Merespons tragedi ini, pihak PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Barat (JBB) langsung angkat bicara. SPBE swasta yang telah beroperasi sejak tahun 2009 ini diketahui merupakan salah satu mitra resmi mereka.
Area Manager Communication, Relations and CSR Pertamina Regional JBB, Susanto August Satria, menyampaikan duka cita mendalam atas musibah tersebut.
"Pertamina Patra Niaga Regional Jawa bagian Barat menyampaikan mohon maaf atas insiden yang terjadi, insiden di SPBE yang merupakan mitra dari Pertamina, kami mohon maaf," kata Susanto, Kamis (2/4/2026).
Susanto menegaskan bahwa Pertamina tidak akan lepas tangan. Pihaknya berjanji akan menanggung seluruh biaya pengobatan korban hingga pulih, serta memberikan kompensasi atas kerusakan rumah warga di sekitar radius kebakaran.
"Sudah pasti perawatan korban itu Pertamina itu tanggung jawab, lalu untuk kerusakan rumah ini kan harus dilihat dulu, kami harus bekerja sama sama pemerintah setempat mungkin ada RT, RW, lurah, untuk mengirim identifikasi dan kami juga akan lihat kerusakannya seperti apa," jelasnya.
Pasokan Gas LPG Warga Dipastikan Aman
Meski SPBE Cimuning yang melayani kebutuhan tiga wilayah terpaksa berhenti beroperasi akibat ludes terbakar, Pertamina memastikan bahwa rantai distribusi LPG kepada masyarakat tidak akan terputus atau mengalami kelangkaan.
"Jadi, SPBE ini adalah stasiun pengisian bulk elpiji, di sini itu tempat pengisiannya LPG, lalu nanti itu diangkut oleh mobil agen dan agen itu menyebarkan ke pangkalan-pangkalan," kata Susanto di lokasi.
"Kami sampaikan bahwa dengan adanya insiden ini, pasokan LPG pada warga tidak terganggu terutama untuk wilayah yang menjadi coverage dari ini. SPBE ini itu masuknya ke kabupaten Bekasi, kurang lebih melayani tiga wilayah," pungkasnya.
| Bayar Pajak Gak Pakai Antre! Cek Jadwal Lengkap Samsat Keliling Depok April 2026 |
|
|---|
| Jadwal Layanan SIM Keliling Kota Depok, Kamis 2 April 2026, Ini Persyaratan dan Biayanya |
|
|---|
| Waspada Hujan Ringan di Sore Hari! Ini Prakiraan Cuaca Kota Depok Kamis 2 April 2026 |
|
|---|
| Korban Kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi Bertambah Jadi 12 Orang |
|
|---|
| Saksi Mata Bongkar Detik-Detik Mencekam Ledakan SPBE Bekasi: Gas Bocor Sampai ke Jalanan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ledakan-SPBE-Bekasi.jpg)