Kamis, 16 April 2026

Ledakan SPBE Bekasi

SPBE Cimuning Bekasi Terbakar, Pertamina Minta Maaf & Jamin Ganti Rugi Korban

Lima Jam Api Mengamuk di SPBE Bekasi, Pertamina Minta Maaf dan Jamin Ganti Rugi Korban

Penulis: Rendy Rutama | Editor: Hironimus Rama
TribunnewsDepok.com/Rendy Rutama
KEBAKARAN SPBE - Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) yang berlokasi di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, meledak hingga akibatkan kebakaran, pada Rabu (1/4/2026) malam. (TribunBekasi/RendyRutamaPutra). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI – Langit malam mendadak memerah saat Stasiun Pengisian Bulk Elpiji (SPBE) di Jalan Cinyosog, Kelurahan Cimuning, Kecamatan Mustika Jaya, Kota Bekasi, dilalap si jago merah pada Rabu (1/4/2026) malam.

Insiden mengerikan ini memicu kepanikan luar biasa di kalangan warga sekitar.

Kobaran api yang begitu besar tidak hanya menghanguskan area fasilitas pengisian gas, tetapi juga mengakibatkan belasan orang mengalami luka bakar kritis dan memaksa warga sekitar mengungsi di tengah malam.

Baca juga: Korban Kebakaran SPBE di Cimuning Bekasi Bertambah Jadi 12 Orang

Padamkan Api Pakai Cairan Khusus

Proses penaklukan api berjalan sangat dramatis dan penuh kehati-hatian. Mengingat lokasi yang terbakar adalah pusat penampungan gas bertekanan tinggi, ancaman ledakan susulan terus membayangi petugas di lapangan.

PLT Kepala Dinas Pemadaman dan Penyelamatan (Kadis Damkarmat) Kota Bekasi, Heryanto, memimpin langsung operasi yang memakan waktu hingga lima jam tersebut.

Sebanyak 100 personel gabungan dari Kota dan Kabupaten Bekasi diterjunkan.

"Disdamkarmat mendapatkan laporan awal pada Rabu (1/4/2026) sekira pukul 20.00 WIB, lalu saat ini pada Kamis (2/4/2026) sekira pukul 01.00 WIB, kami sudah melakukan proses pendinginan api," kata Heryanto di lokasi, Kamis (2/4/2026).

"Kami kerahkan 15 unit mobil pemadam, dan alhamdulillah dibantu Pemda sebanyak tiga unit artinya sekitar 15 unit yang kami kerahkan malam ini," jelasnya.

Untuk menjinakkan api yang bersumber dari gas, petugas Damkar tidak bisa hanya menggunakan air biasa, melainkan menggunakan metode pemadaman khusus berbasis foam (busa) atau liquid detergen.

"Tentunya memadamkan api dgn kejadian gas seperti ini perlu penanganan khusus. Jangan sampai juga tadi di awal juga terjadi ledakan, karena memang sifat dasarnya gas akan meledak," tuturnya.

Tragedi 12 Korban Jiwa Kritis Terbakar

Dampak dari kebakaran ini sangat memilukan. Berdasarkan data yang dihimpun kepolisian, insiden ini memakan belasan korban luka.

Kapolres Metro Bekasi Kota, Kombes Kusumo Wahyu Bintoro, yang turun ke lokasi kejadian memastikan para korban telah dievakuasi ke berbagai fasilitas kesehatan.

"Korban masih dilakukan pendataan. Sementara ini data di kami ada 12 orang, dan itu sudah dibawq tersebar di beberapa Rumah Sakit (RS)," kata Kusumo di lokasi, Kamis (2/4/2026).

Sumber: Tribun bekasi
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved