Senin, 1 Juni 2026

Pendidikan

Gabung Program Sekolah Gratis, SMP Gelora Depok Pastikan Kualitas Pendidikan Terjaga

Solusi Anak Tetap Sekolah! SMP Swasta di Depok Ini Buka Kelas Gratis Tanpa Potong Kualitas

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
Humas Pemkot Depok
Gedung SMP Gelora. (Foto: Diskominfo Depok) 

Pencatatan tersebut bukan sekadar urusan administrasi, melainkan bagian dari upaya membangun karakter, mental, dan rasa tanggung jawab siswa sejak dini.

Dengan sistem yang terdokumentasi rapi, sekolah dapat memantau perkembangan perilaku peserta didik secara berkelanjutan.

Sinergi Kuat Bersama Orang Tua Siswa

Selain menerapkan disiplin internal yang ketat, SMP Gelora juga aktif melibatkan orang tua dalam proses pembinaan siswa. Sekolah secara rutin menyampaikan laporan perkembangan akademik maupun perilaku peserta didik kepada wali murid secara berkala.

Setiap menjelang pelaksanaan Penilaian Sumatif Tengah Semester (PSTS) maupun Penilaian Sumatif Akhir Semester (PSAS), pihak sekolah selalu mengadakan sesi konseling khusus dan evaluasi yang melibatkan orang tua siswa.

“Kami selalu melakukan konseling dan menyampaikan perkembangan siswa kepada orang tua, baik setiap satu bulan maupun tiga bulan. Jadi orang tua mengetahui bagaimana perkembangan anaknya di sekolah,” katanya.

Langkah tersebut dinilai sangat penting untuk menciptakan sinergi dan keselarasan antara lingkungan sekolah dan keluarga dalam mendukung keberhasilan pendidikan anak. Dengan komunikasi yang intensif, berbagai persoalan yang muncul dapat segera ditangani secara bersama-sama.

Udin kembali menekankan bahwa pembiayaan pendidikan yang kini ditanggung oleh pemerintah melalui program SSG tidak berarti aturan sekolah menjadi lebih longgar atau fleksibel.

Seluruh tata tertib lama tetap berlaku dan wajib dipatuhi oleh seluruh siswa tanpa terkecuali.

“Walaupun sekolah gratis dan pembiayaannya dibantu pemerintah, aturan tetap aturan. Tidak ada yang dihilangkan. Semua rambu-rambu yang selama ini menjadi standar sekolah tetap diterapkan,” ujarnya.

Ia mengakui bahwa tantangan terbesar saat ini adalah meyakinkan sebagian pihak yang masih meragukan kemampuan sekolah swasta gratis dalam menjaga mutu pendidikan.

Namun, berdasarkan pengalaman nyata selama menjalankan program ini, kekhawatiran tersebut sama sekali tidak terbukti.

“Banyak yang beranggapan pasti ada perubahan ketika sekolah menjadi gratis. Tapi kenyataannya tidak ada perubahan sama sekali. Karena menjaga kualitas adalah bagian dari komitmen kami sebagai lembaga pendidikan,” terangnya lagi.

Bagi SMP Gelora, kualitas pendidikan tidak hanya diukur dari pencapaian prestasi akademik semata, tetapi juga dari pembentukan karakter yang kuat, kedisiplinan yang tinggi, serta keterlibatan aktif orang tua dalam proses tumbuh kembang anak di sekolah.

Oleh karena itu, seluruh sistem yang selama ini berjalan dengan baik akan tetap dipertahankan seutuhnya. Pihak sekolah juga terus berkomitmen meningkatkan berbagai aspek layanan pendidikan agar seluruh peserta didik mendapatkan pengalaman belajar yang jauh lebih baik dari waktu ke waktu.

“InsyaAllah kami tidak khawatir kualitas menurun. Justru kualitas itu yang harus terus kami jaga dan tingkatkan demi masa depan anak-anak,” pungkas Udin.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved