Minggu, 31 Mei 2026

Pendidikan

Gabung Program Sekolah Gratis, SMP Gelora Depok Pastikan Kualitas Pendidikan Terjaga

Solusi Anak Tetap Sekolah! SMP Swasta di Depok Ini Buka Kelas Gratis Tanpa Potong Kualitas

Tayang:
Editor: Hironimus Rama
Humas Pemkot Depok
Gedung SMP Gelora. (Foto: Diskominfo Depok) 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, SAWANGAN – Di tengah tingginya kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan yang terjangkau, SMP Gelora memilih mengambil langkah berbeda.

Sekolah swasta yang telah berdiri sejak tahun 1984 tersebut kini resmi menjadi bagian dari Program Rintisan Sekolah Swasta Gratis (RSSG) Kota Depok.

Langkah besar ini diambil bukan sekadar untuk menambah jumlah siswa, melainkan sebagai bentuk kepedulian sosial yang nyata terhadap anak-anak yang terancam putus sekolah karena keterbatasan biaya.

Baca juga: SPMB Depok 2026 Resmi Dibuka! Cek Jadwal Lengkap Pendaftaran TK, SD, dan SMP

Kepala SMP Gelora, Udin Saefullah, mengatakan program RSSG bukan hanya kebijakan pendidikan biasa. Program tersebut menjadi jawaban atas keresahan banyak orang tua yang ingin menyekolahkan anaknya, tetapi terbentur kondisi ekonomi.

“Sebenarnya berangkat dari keraguan masyarakat yang ingin menyekolahkan anaknya ke SMP Gelora. Di luar sana ada anggapan bahwa Gelora merupakan sekolah yang mahal. Padahal kami ingin menjelaskan bahwa tidak ada yang mahal untuk pendidikan,” ujar Udin dikutip dari berita.depok.go.id, Selasa (26/5/2026).

Komitmen Yayasan Terhadap Hak Pendidikan Anak

Keputusan untuk bergabung dalam program RSSG ini lahir dari keprihatinan pihak yayasan setelah melihat masih adanya anak-anak di sekitar lingkungan sekolah yang kesulitan melanjutkan pendidikan ke jenjang SMP.

Bagi pihak sekolah, kondisi tersebut tidak bisa dibiarkan begitu saja. Terlebih, pendidikan merupakan hak setiap anak sekaligus bagian dari program wajib belajar yang harus dijaga bersama.

“Melihat masih ada anak-anak yang tidak bisa melanjutkan sekolah karena faktor ekonomi menjadi perhatian kami. Akhirnya yayasan membuka ruang bagi warga yang mungkin tidak diterima di sekolah negeri dan memiliki keterbatasan ekonomi agar tetap bisa melanjutkan pendidikan,” katanya.

Semangat untuk membantu masyarakat ini juga mendapat dukungan penuh dari Ketua Yayasan, H Acep. Sosok yang dikenal sebagai tokoh pendidikan di wilayah Grogol tersebut langsung merespons positif ketika Pemerintah Kota Depok membuka program RSSG.

“Pak H Acep melihat banyak warga yang membutuhkan akses pendidikan. Karena itu ketika Pemerintah Kota Depok membuka program RSSG, yayasan langsung merespons dan siap berpartisipasi,” jelas Udin.

Sebagai sekolah pertama yang berdiri di bawah naungan yayasan, SMP Gelora memiliki sejarah panjang dalam dunia pendidikan di wilayah tersebut. Sekolah ini bahkan menjadi cikal bakal lahirnya unit-unit pendidikan lain yang kini berkembang.

“Di yayasan kami ada dua SMP, yaitu SMP Islam Gama Al Fatih dan SMP Gelora. SMP Gelora merupakan sekolah pertama yang berdiri pada tahun 1984. Bahkan saya sendiri merupakan alumni SMP Gelora, begitu juga Ketua Yayasan saat ini,” ungkapnya.

Meski dikenal luas sebagai salah satu sekolah swasta ternama di wilayah Grogol, SMP Gelora tidak ragu membuka pintu lebar-lebar bagi siswa dari keluarga kurang mampu melalui program sekolah gratis ini. Antusiasme masyarakat terhadap program RSSG pun terlihat sangat tinggi.

Pada pelaksanaan tahun pertama, SMP Gelora sebenarnya siap menerima hingga 280 siswa. Namun, setelah dilakukan koordinasi bersama Dinas Pendidikan Kota Depok, jumlah penerimaan disesuaikan agar distribusi siswa ke sekolah RSSG lain tetap merata.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved