Berita Tangerang
Aneh Tapi Nyata Pemerintah Tak Tahu Siapa Pasang Pagar Laut 30 KM di Perairan Kabupaten Tangerang
Aneh Tapi Nyata Pemerintah Tak Tahu Siapa Pasang Pagar Laut 30 KM di Perairan Kabupaten Tangerang
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, TANGERANG - Aneh tapi nyata. Inilah yang terjadi di laut perairan Kabupaten Tangerang, Banten.
Pagar laut tersebut sepanjang 30,16 KM. Terbentang dari Desa Muncung hingga Desa Pakuhaji di wilayah perairan Kabupaten Tangerang, Banten.
Struktur pagar laut terbuat dari bambu atau cerucuk dengan ketinggian rata-rata 6 meter.
Keberadaan pagar laut tersebut membuat nelayan terganggu mencari ikan.
Baca juga: Tingkatkan Kesehatan Masyarakat, TP PKK dan Mitra Gelar Pengobatan Gratis di Kabupaten Tangerang
Diketahui di sekitar pagar laut ada 3.888 nelayan dan 502 orang pembudidaya.
Anehnya pemerintah tak tahu pembangunan pagar laut tersebut dan siapa yang membangun pagar laut tersebut.
Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Provinsi Banten, Eli Susiyanti, mengatakan, struktur pagar laut terbuat dari bambu atau cerucuk dengan ketinggian rata-rata 6 meter.
Di atasnya, dipasang anyaman bambu, paranet, dan juga diberikan pemberat berupa karung berisi pasir.
Baca juga: Jalan Penghubung Antara Kabupaten Bogor dengan Kabupaten Tangerang Terputus Akibat Longsor
Kemudian di dalam area pagar laut itu sudah juga dibuat kotak-kotak yang bentuknya lebih sederhana dari pagar laut itu sendiri.
Panjang 30,16 km itu membentang di 16 kecamatan dengan rincian tiga desa di Kecamatan Kronjo.
Kemudian tiga desa di Kecamatan Kemiri, empat desa di Kecamatan Mauk, satu desa di Kecamatan Sukadiri, tiga desa di Kecamatan Pakuhaji, dan dua desa di Kecamatan Teluknaga.
"Di sepanjang kawasan ini, 6 kecamatan dengan 16 desa ini, ada sekelompok nelayan, masyarakat pesisir yang beraktivitas sebagai nelayan. Ada 3.888 nelayan, kemudian ada 502 pembudi daya," kata Eli Susiyanti.
Kawasan Pemanfaatan Umum
Eli Susiyanti menjelakan, pagar laut sepanjang 30,16 km itu merupakan kawasan pemanfaatan umum.
Hal ini berdasarkan Perda Nomor 1 Tahun 2023.
| 80 Tahun Merdeka, Ibadah di Gereja Masih Dibubarkan di Kabupaten Tangerang |
|
|---|
| Periksa Bahar bin Smith 19 Jam, Polres Tangerang Kota Dijaga Ketat Brimob |
|
|---|
| Tembok Warga Dijebol Paksa Pengembang Mega Ria Cikupa, Anggota DPRD Kabupaten Tangerang Mengamuk |
|
|---|
| Akses Menuju SMAN 6 Tangsel Masih Dirantai Warga, Siswa SMPN 17 Kena Dampaknya |
|
|---|
| Pagar Masih Ditutup Warga, Siswa Harus Bergantian Lewat Celah Sempit untuk Menuju ke SMAN 6 Tangsel |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Perairan-Teluk-Naga.jpg)