Pilkada Bogor
Jelang Pilkada 2024, Bawaslu Kabupaten Bogor Siapkan 7.098 Pengawas TPS
Dia menjelaskan masa kerja Pengawas TPS adalah selama 1 bulan sejak di Lantik sampai dengan selesai tahapan pungut hitung suara Pilkada 2024.
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Laporan wartawan Wartakotalive.com Hironimus Rama
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Bogor menyiapkan 7.908 Pengawas Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Ketua Bawaslu Kabupaten Bogor, Ridwan Arifin, mengatakan Pengawas TPS ini akan diterjunkan untuk melakukan pengawasan tahapan persiapan, pemungutan dan perhitungan suara yang akan di laksanakan pada tanggal 27 November 2024.
"Pengawas TPS telah diambil sumpah pada 3-4 November 2024," kata Ridwan di Cibinong, Kamis (7/11/2024).
Dia menjelaskan masa kerja Pengawas TPS adalah selama 1 bulan sejak di Lantik sampai dengan selesai tahapan pungut hitung suara Pilkada 2024.
"Jika dibutuhkan nanti akan diperpanjang," beber Ridwan.
Baca juga: Bawaslu Kabupaten Bogor Himbau ASN dan Kepala Desa Jaga Netralitas di Pilbup Bogor 2024
Sebelum melaksanakan tugas, lanjutnya, Pengawas TPS ini diberikan bimbingan teknis tentang tugas, kewajiban dan wewenang saat bertugas.
"Pengawas TPS juga di berikan pemahaman soal Kode Etik Pengawas pemilu agar bisa menjalankan tugas berdasarkan etika kejujuran, keadilan, Netral dan tidak berpihak pada pasangan calon manapun," ucap Ridwan.
Setelah dilantik, Pengawas TPS harus siap secara lahir dan batin untuk mengawasi tahapan Pilkada di TPS nya.
"Pengawas TPS nantinya harus mengawasi distribusi surat undangan pemilih, mengawasi pendirian TPS, distribusi logistik di TPS, pengawasan masa tenang untuk memastikan tidak ada kegiatan kampanye dan pelanggaran-pelanggaran lain," ungkap Ridwan.
Baca juga: Bawaslu Kabupaten Bogor Harap Peran Media Awasi Kampanye Pilkada 2024
Pada hari pencoblosan, Pengawas TPS melakukan pengawasan pemungutan dan perhitungan suara sampai pengawasan pergeseran kotak suara dari TPS ke PPS di desa masing-masing.
"Kami berharap semoga pengawas TPS sebagai ujung tombak pengawasan Pilkada 2024 ini dapat bekerja dengan baik dan benar sesuai peraturan perundang-undangan sehingga menghasilkan Pilkada yang jujur, adil, berkualitas dan demokratis," tandasnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Ketua-Bawaslu-Kabupaten-Bogor-Ridwan-Arifin-saat-ditemui-di-Cibinong-Jawa-Barat.jpg)