Pilkada Depok 2024
Ide Brilian Supian-Chandra Tuntaskan Persoalan Sampah di Depok, Olah Jadi Pundi-pundi Rupiah
Supian menjelaskan, jumlah sampah yang dihasilkan warga Depok mencapai 1.200 ton jauh di atas Banyumas
Penulis: M. Rifqi Ibnumasy | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, PANCORAN MAS - Persoalan penanganan sampah masih menjadi momok yang berkelanjutan dari tahun ke tahun di wilayah Kota Depok, Jawa Barat.
Kondisi Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Cipayung yang sudah melebihi kapasitas atau overload menyebabkan pelayannya sering terganggu.
Selain itu, TPA liar di wilayah Kecamatan Limo yang terus beroperasi hingga mengganggu kenyamanan warga belum menemui penanganan tepat.
Melihat hal itu, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Depok Supian Suri-Chandra Rahmansyah menaruh perhatian serius pada persoalan sampah.
Baca juga: Silaturahmi dengan Tokoh Wanita Kabupaten Bogor, Dedi Mulyadi Ingin Jalin Kolaborasi Bangun Jabar
Supian menilai, penanganan sampah di wilayah Kota Depok masih menggunakan cara-cara lama.
“Masalah sampah, hari ini bapak dan ibu tahu kita banyak ribut masalah sampah karena memang pengolahan sampah masih dengan pola yang sama sementara TPA Cipayung sudah penuh, tidak bisa lagi menerima,” kata Supian, Kamis (12/9/2024).
Untuk menangani permasalahan sampah, diperlukan cara-cara baru yang lebih efektif dan ramah lingkungan.
Baca juga: Atlet Asal Depok Unjuk Gigi di Ajang PON XXI Aceh-Sumut, Sumbang Medali untuk Kontingen Jawa Barat
Sebagai bentuk keseriusannya, Supian bahkan telah mengunjungi Banyumas, Jawa Tengah untuk melihat langsung pengolahan sampah yang baik.
“Ini harus kita selesaikan, saya kemarin dari Banyumas dan saya yakin kita bisa menerapkan pola yang dilakukan Banyumas,” ujarnya.
Kata Supian, Banyumas dengan slogannya ‘sulap sampah jadi uang’ mampu menangani persoalan sampah di wilayahnya.
Sampah yang dihasilkan dari warga maupun industri setempat disulap menjadi barang-barang bermanfaat seperti kompos hingga paving block.
Baca juga: Rudy Susmanto Didoakan Ustazah Liza Azizah Jadi Bupati Bogor 2024-2029, Bangun Bogor Istimewa
“Di sana koordinator sampah untuk level RW, PLPM itu boleh dibilang tiap bulan dia menerima uang tidak kurang dari 30 juta mengelola sampah di Banyumas yang jumlah sampah per-tonasinya per hari 400 ton,” ungkapnya.
Supian menjelaskan, jumlah sampah yang dihasilkan warga Depok mencapai 1.200 ton jauh di atas Banyumas.
Dengan demikian, bukan tidak mungkin pengolahan sampah yang baik di Kota Depok akan menciptakan peluang pundi-pundi rupiah.
Baca juga: Pelajar di Depok Kepergok Bawa Segepok Uang Palsu Untuk Top Up Saldo di Konter
“Artinya kita masih sangat punya potensi menyelesaikan permasalahan sampah dengan banyak teknologi yang sekarang juga bisa kita gunakan,” ungkapnya. (m38)
Silaturahmi dengan Tokoh Wanita Kabupaten Bogor, Dedi Mulyadi Ingin Jalin Kolaborasi Bangun Jabar |
![]() |
---|
Atlet Asal Depok Unjuk Gigi di Ajang PON XXI Aceh-Sumut, Sumbang Medali untuk Kontingen Jawa Barat |
![]() |
---|
Rudy Susmanto Didoakan Ustazah Liza Azizah Jadi Bupati Bogor 2024-2029, Bangun Bogor Istimewa |
![]() |
---|
Pelajar di Depok Kepergok Bawa Segepok Uang Palsu Untuk Top Up Saldo di Konter |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.