Kriminalitas Depok

Pelajar di Depok Kepergok Bawa Segepok Uang Palsu Untuk Top Up Saldo di Konter

Kata Hendra, aksi pelaku dapat diketahui penjaga konter karena uang yang diberikan warnanya terlihat pudar

TribunnewsDepok.com/istimewa
Ilustrasi uang palsu 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CILODONG - Media sosial (medsos) dihebohkan dengan aksi pelajar yang hendak top up saldo menggunakan uang palsu di wilayah Cilodong, Kota Depok, Jawa Barat pada Jumat (6/9/2024) lalu.

Dalam video yang diunggah akun Instagram @depokhariini, pelajar perempuan itu membawa uang palsu segepok dengan nominal Rp 50 ribu.

Pelaku hendak top up saldo Rp 900 ribu di konter pulsa Jalan Raya Asrama Divif 1 Kostrad No. 57 RT 2/6 Cilodong menggunakan uang tersebut.

Beruntung, penjaga konter menyadari uang yang dibawa pelaku palsu dan langsung menginterogasinya.

Baca juga: Nikita Mirzani Laporkan VA ke Polisi Atas Tuduhan Persetubuhan

"Kamu gak bisa bedain uang asli sama palsu? Gak bisa? terus kamu ngapain disuruh transfer sama teman kamu? teman kamu teman sekolah?" hardik penjaga konter kepada pelaku, dikutip Kamis (12/9/2024).

"Emang kamu gak pernah pegang uang ya? enggak cuma mau nunjukin doang. Ini kamu bisa lihat uangnya? Kamu mau ngerjain saya?" sambungnya.

Usai aksinya kepergok, pelaku langsung mengambil kembali uang palsu yang telah diberikan ke penjaga konter dan kabur menggunakan sepeda motor.

Baca juga: Warga Tagih Janji Pemkot Depok Tutup Permanen TPA Liar di Limo, Secara Aksi Bukan Ucapan Saja! 

Menanggapi hal itu, Kasi Humas Polres Metro Depok, AKP Hendra mengatakan modus pelaku hendak mengedarkan uang palsu di tempat kejadian perkara.

"Telah terjadi tindak pidana diduga mengedarkan uang palsu, awal kejadian pada hari Jum'at, tanggal 06-09-2024 sekitar jam 12.30 Wib, pada saat pelapor sedang jaga konter di TKP. Lalu pelaku datang ke TKP untuk transfer ke aplikasi Dana sebesar Rp900.000, dengan pecahan uang Rp 50.000," kata Hendra.

"Namun tidak jadi. lalu pelaku meminta transfer kembali kepada pelapor melalui Sea Bank sebesar Rp. 980.000,- (Sembilan ratus delapan puluh ribu rupiah)," sambungnya.

Baca juga: UI Tingkatkan Kapasitas Perempuan Wakatobi Sulteng yang Punya Peran Menjaga Kesejahteraan Keluarga

Kata Hendra, aksi pelaku dapat diketahui penjaga konter karena uang yang diberikan warnanya terlihat pudar.

"Kemudian pelapor menanyakan kepada pelaku perihal uang tersebut, namun pelaku menyangkal. Kemudian pelaku pergi dengan membawa kembali uang tersebut dengan menggunakan sepeda motor," pungkasnya. (m38)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved