Kabupaten Bogor

Gusur Ratusan Pedagang di Puncak, HMI-MPO Minta Kemendagri Tarik Pj. Bupati Bogor Asmawa Tosepu

Dia menjelaskan tidak kurang dari 527 bangunan lapak PKL (Pedagang Kaki Lima) di wilayah Puncak Bogor digusur dan diroboh paksa oleh Asmawa Tosepu.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Ratusan massa dari HMI-MPO dan eks pedagang warpat Puncak melakukan aksi unjuk rasa di Kantor Bupati Bogor, Jalan Tegar Beriman, Cibinong, Jawa Barat, pada Jumat (6/9/2024). 

Dengan berbagai persoalan ini, Pengurus Himpunan Mahasiswa Islam Cabang Kabupaten Bogor meminta dan menyatakan tututan sebagai berikut:

• Hentikan perilaku serampangan dan ugal-ugalan yang dilakukan oleh Pj.Bupati Bogor dalam mengelola Pemerintahan di Kabupaten Bogor.

• Hentikan Konawe Connection dengan adanya indikasi Purnaisme STPDN dilingkungan Pemerintah Kabupaten Bogor.

• Meminta kepada Inspektorat untuk memeriksa Pj.Bupati Bogor dalam kegiatan liburan terpimpin, dengan agenda reoni STPDN di Highland Park.

• Meminta Inspektorat untuk melakukan audit investigasi kegiatan Pj.Bupati Bogor yang berlokasi di Labuan Bajo.

• Pulangkan Pj.Bupati Bogor ke Kendari, karena hanya membuat kisruh dengan kebijakannya melakukan penggusuran secara paksa terhadap PKL Puncak Bogor.

• Asmawa Toaepu dinilai gagal dan tidak becus mengelola persoalan truk tambang di wilayah Kecamatan Parung Panjang.

• Pulangkan Pj.Bupati Bogor ke Kendari, karena terindikasi melakukan perilaku asusila kepada para ASN Perempuan dengan janji-janji promosi jabatan.

• Pulangkan Pj.Bupati Bogor ke Kendari, Karena memaksakan kegiatan pemecahan Rekor Muri untuk Nasi Liwet, namun tidak membuahkan hasil sehingga memarahi para Kepala Desa dan Camat-camat dalam kegiatan tersebut.

"Secara kelembagaan pula kami mengajak kepada semua elemen masyarakat Kabupaten Bogor untuk bersama-sama mengevaluasi Asmawa Tosepu sebagai Pj.Bupati Bogor karena dinilai gagal mengelola iklim pemerintahan di Bumi Tegar Beriman," tegas Aziz.

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved