Kamis, 30 April 2026

Wawancara Eksklusif

Tak Kapok Jadi Calon Bupati Bogor Meski Pernah Gagal, Ini Sosok Ade Wardhana

Ade bukanlah orang baru di panggung politik Kabupaten Bogor. Dia pernah maju dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2018 dari jalur independen.

Tayang:
Penulis: Hironimus Rama | Editor: murtopo
Tribunnewsdepok.com/Hironimus Rama
Ade Wardhana saat ditemui di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jumat (10/5/2024). 

Laporan wartawan TribunnewsDepok.com Hironimus Rama

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Geliat politik di Kabupaten Bogor mulai menghangat seiring semakin dekatnya kontestasi Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) pada 27 November 2024.

Saat ini sejumlah bakal calon Bupati Bogor mulai tebar pesona ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi. Partai-partai politik pun membuka pendaftaran bagi calon bupati Bogor 2024, baik bagi kader internal maupun eksternal.

Salah satu bakal calon bupati Bogor 2024 yang telah mendaftarkan diri ke sejumlah partai politik adalah Ade Wardhana Adinata.

Ade bukanlah orang baru di panggung politik Kabupaten Bogor. Dia pernah maju dalam Pilkada Kabupaten Bogor 2018 dari jalur independen bersama Asep Ruhiyat.

Baca juga: Ade Wardhana Daftar Cabup Bogor ke Partai Demokrat, Soroti Besarnya Biaya Pilkada

Namun dia gagal terpilih sebagai Bupati Bogor.

Pada Pilkada 2024, Ade kembali mengajukan diri sebagai bakal Calon Bupati Bogor ke sejumlah partai politik.

Lalu, siapa itu Ade Wardhana? Apa latar belakangnya? Mengapa dia nekat maju sebagai Calon Bupati Bogor meski pernah gagal?

Berikut sosok pria kelahiran Pamijahan, 22 Mei 1983, ini yang diungkapkannya dalam wawancara eksklusif dengan Warta Kota (Tribun Network) di Ciomas, Kabupaten Bogor, Jumat (10/5/2024).

Baca juga: Dede Chandra Sepakat dengan Ade Wardhana Soal Rasionalisasi Biaya Pilkada


Kang Ade, bisa cerita sedikit nih tentang sosok Kang Ade kepada pembaca Warta Kota?

Saya dilahirkan dari kedua orang tua yang hidupnya diabdikan untuk masyarakat umum.

Kedua orang tua saya adalah guru/pengajar dan pengurus yayasan MTs (Masrasah Tsanawiyah) Al Amin Cibening di Pamijahan, Kabupaten Bogor.

Sejak kecil saya tinggal di lingkungan sekolah, rumah saya juga ada di dalam sekolah.

Saya selalu berinteraksi dengan anak-anak sekolah dan melihat orang tua melakukan aktivitas yang mengedepankan kepentingan masyarakat.

Jadi saya berangkat dari keluarga yang berlatar belakang pendidikan. Saya sudah menikah dengan 3 orang anak, 2 putri dan 1 putra.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved