Ramadan
Awas! Puasa Jadi Sia-Sia Akibat Ghibah di Bulan Ramadan, Ini Hukumnya
Ghibah tentu saja tidak dibenarkan di dalam Islam. Baik itu dalam keadaan sedang berpuasa maupun tidak, ghibah tetap tidak diperbolehkan.
Laporan wartawan wartakotalive.com Yolanda Putri Dewanti
TRIBUNNEWSDEPOK.COM BEKASI -- Menggunjing atau membicarakan keburukan orang lain dikenal dengan sebutan ghibah.
Di bulan Ramadan, kadang kala kita terjebak di situasi 'ghibah' seperti ini yang sulit untuk dihindari.
Namun, apakah puasa kita akan batal? Bagaimana hukumnya melakukan ghibah di bulan Ramadan?
Ketika berpuasa, kita tidak hanya diperintahkan untuk menahan lapar dan haus.
Selain daripada itu, umat Islam juga diharuskan untuk bisa menahan hawa nafsunya, yaitu menahan diri dari hal-hal yang dapat mencederai nilai ibadah puasa yang dijalani.
Baca juga: Berpuasa Tapi Tidur dari Pagi Sampai Jelang Buka Puasa Tidak Salat Zuhur dan Asar, Begini Kata Ustaz
Salah satunya adalah menjaga lisan dari perkataan yang dapat mengumbar aib seseorang. Ya, ghibah atau bergunjing tentang keburukan orang lain adalah tindakan yang tercela.
Ghibah tentu saja tidak dibenarkan di dalam Islam. Baik itu dalam keadaan sedang berpuasa maupun tidak, ghibah tetap tidak diperbolehkan.
Sering kali karena sudah menjadi kebiasaan, ghibah dilakukan dengan tidak sengaja. Kita pun merasa cukup sulit untuk menghindarinya.
Salah satu netizen, Okta (18) warga Bekasi Timur bertanya kepada Kabid Imaroh Masjid Agung Al-Barkah Kota Bekasi KH Lili Gozali bahwa apakah ghibah dapat membatalkan puasa?
Baca juga: Ustaz M Syarif Hasan L Firdausi Sebut Puasa Ramadan Harus Ikhlas Bila Tak Ingin Ibadahnya Sia-sia
"Ghibah di dalam kehidupan kita sebagai seorang muslim itu tidak hanya dilarang di saat kita melaksanakan puasa di bulan Ramadan, bahkan sepanjang hidup kita sebagai seorang muslim kita dilarang untuk menceritakan aib org lain," ucap KH Lili Gozali kepada Wartakotalive.com saat ditemui di Masjid Agung Al-Barkah Bekasi, Kamis (14/3/2024).
Sama seperti berdusta, ghibah merupakan perbuatan yang dapat merusak nilai pahala puasa.
Jadi, sudah sangat jelas meskipun ghibah di bulan Ramadan tidak membatalkan puasa, tetapi ibadah puasa yang kita jalani akan menjadi sia-sia.
Sehingga sangat disayangkan, kita sudah menahan haus dan lapar seharian, tetapi puasa yang kita laksanakan tidak memiliki nilai di mata Allah SWT karena kita yang tidak bisa menahan diri untuk berghibah.
Baca juga: Berikut Tujuh Hal Mendasar yang Dipastikan Membatalkan Puasa Berdasarkan Al-Quran
Bahkan salah satu yang dirindukan oleh surga adalah orang yg mampu menjaga lidahnya dari mencaci maki orang lain dari menyakiti hati orang lain termasuk juga dari menceritakan aib orang lain.
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.