Pemilu 2024

Pasang APK di Pohon, Warga Dukung Caleg Jadi 'Tersangka'

Wisnu (29) salah satu warga menyebut jika ia sebenarnya resah dengan tata kota saat ini

Warta Kota/Nuri Yatul Hikmah
ada banyak baliho yang sengaja dipaku di pohon-pohon sepanjang Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, KEBON JERUK - Viral di media sosial video yang memperlihatkan seseorang melabeli baliho-baliho calon legislatif (caleg) yang tertempel di pohon dengan tulisan 'tersangka penusukan pohon'.

Tulisan itu dibuat menggunakan pilox berwarna hijau dan menutupi hampir separuh wajah caleg tersebut.

Warta Kota pun menyusuri temuan serupa di wilayah Jakarta Barat.

Rupanya, ada banyak baliho yang sengaja dipaku di pohon-pohon sepanjang Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat.

Baca juga: Alat Peraga Kampanye Dipasang di Pohon, Warga Geram dan Minta Ditertibkan

Tak hanya itu, sejumlah baliho berukuran besar juga dipasang di pagar-pagar pembatas jalan.

Namun ironisnya, baliho itu dipasang dengan jarak yang rapat tanpa memerhatikan estetika kota.

Bahkan, beberapa baliho dibiarkan sobek hingga terjatuh begitu saja di jalanan.

Terkait hal itu, Wisnu (29) salah satu warga menyebut jika ia sebenarnya resah dengan tata kota saat ini.

Baca juga: Perlinmas Sukabumi Nyatakan Dukung Prabowo-Gibran Demi Kesejahteraan

Pasalnya, baliho-baliho itu membuat susana jalan raya jadi tidak estetik, bahkan semrawut.

"Kelihatan berantakan, kurang enak aja dilihatnya. Risih juga, padahal kami tau orangnya aja enggak," kata Wisnu saat ditemui di Jalan Panjang, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Senin (15/1/2024).

Wisnu memandang, lebih baik ada tempat atau sarana tersendiri bagi caleg-caleg yang hendak melakukan kampanye.

Sehingga tidak mengacak-acak suasana kota, merusak tanaman, atau membahayakan pengguna jalan yang lewat.

Baca juga: Mahasiswa UI Sukses Bikin Marathon of The Year di Kanada, Begini Ceritanya

"Kalau bisa lebih diperhatiin lagi. Ini kan pesta demokrasi, kalau bisa dibikin sarana tempat masing-masing lah," katanya.

Sementara itu, salah satu juru parkir bernama Adi (30) menyampaikan jika banyaknya baliho cukup membahayakan bagi pengendara yang lewat.

Pasalnya selain ditancap di pohon, banyak baliho yang kerap dipasang di sarana publik dan membahayakan sejumlah pengendara yang lewat.

Halaman
12
Sumber: Warta Kota
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved