Minggu, 26 April 2026

Pemilu 2024

Ini Komentar Ganjar Pranowo Soal Jokowi Singgung Politik Saat Ini Banyak Dramanya

Bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo menuturkan semua pihak bisa berkomentar apapun terkait politik di tanah air.

Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Ganjar Pranowo saat ditemui di Auditorium Centre for strategic and international Studies (CSIS), Jakarta, Selasa (7/11/2023) malam. 

Laporan wartawan wartakotalive.com Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA -- Bakal calon presiden (bacapres) dari PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengomentari pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyebut bahwa konstelasi politik Pilpres sekarang ini terlalu banyak dramanya.

Pernyataan itu disampaikan Presiden dalam acara HUT ke-59 Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta, Senin (6/11/2023) lalu.

Orang nomor satu di tanah air itu mendorong ke depankan politik gagasan.

Menanggapi hal itu, bakal calon presiden (bacapres) Ganjar Pranowo mengatakan dirinya juga memiliki gagasan saat berbicara.

"Saya ngomong juga ada gagasan," kata Ganjar saat ditemui di Auditorium Centre for strategic and international Studies (CSIS), Jakarta, Selasa (7/11/2023) malam.

Baca juga: Ganjar Pranowo Yakin Jawa Tengah Masih Jadi Kandang Banteng Meski Ada Gibran Sebagai Kompetitor

Ganjar menuturkan semua pihak bisa berkomentar apapun terkait politik di tanah air.

"Enggak apa-apa, semua orang bisa berkomentar apapun dan tentu lebih suka dengan gagasan," jelasnya.

Mantan Gubernur Jawa Tengah itu menegaskan dirinya setuju jika politik harus diisi dengan ide dan gagasan.

"Sehingga cara yang kira-kira tidak pas ya jangan dipakai. Sehingga semua punya situasi, semua punya sikap yang sama, punya lapangan yang fair sehingga gagasan-gagasan itu bisa disampaikan dan kita harus jujur," jelasnya.

Sebelumnya dalam sambutanya di acara HUT ke-59 Partai Golkar di DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Senin (6/11/2023) malam, Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyampaikan, bahwa konstelasi politik Pilpres 2024 saat ini terlalu banyak dramanya.

Baca juga: Nusron Wahid Dukung Prabowo, Yenny Wahid TPN Ganjar, Pengamat: Mereka Profesional Tidak Bawa-bawa NU

"Karena saya melihat akhir-akhir ini yang kita lihat adalah terlalu banyak dramanya. Terlalu banyak drakornya, terlalu banyak sinetronnya, sinetron yang kita lihat," tutur Jokowi

Menurut Jokowi, harusnya yang dikedepankan dalam kontestasi Pilpres adalah pertarungan gagasan, bukan malah pertarungan perasaan.

"Mestinya pertarungan ide-ide bukan pertarungan perasaan. Kalau yang terjadi pertarungan perasaan, repot semua kita," ucap Jokowi

Namun, Jokowi tidak menjelaskan lebih detail soal drama korea seperti apa yang dimaksud atau pertarungan perasaan seperti apa yang terjadi.

Karena itu, Jokowi pun enggan melanjutkan pernyataannya tersebut karena khawatir melebar kemana-mana.

"Tidak usah saya teruskan karena nanti kemana-mana," imbuhnya. (m27/m32)

Sumber: Warta Kota
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved