Senin, 13 April 2026

Pemilu 2024

PKN Maksimalkan Garap Suara Pemilih Milenial, Bidik Suara Golput

Kata Gusti Lesek, PKN bukan hambatan, ancaman atau tantangan bagi siapa pun karena dia lahir berbeda proses dan langkahnya juga berbeda.

Editor: murtopo
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Umbu Weni, Ketua Bappilu PKN Prov NTT (jaket hitam) dan Gusti Lesek, Wakil Sekjen PKN (baju putih) saat mengunjungi kantor Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta, Jumat (14/7/2023). 

Laporan wartawan wartakotalive.com, Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM JAKARTA -- Jumlah pemilih milineal pada Pemilu 2024 mendatang cukup besar, diperkirakan mencapai 50 persen lebih.

Sejumlah partai politik menyiapkan berbagai strategi untuk bisa maksimal mendulang dukungan suara dari pemilih milineal tersebut.

Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN), Gusti Lesek mengatakan pihaknya bakal mengkreasikan PKN menjadi tambahan alternatif untuk partai politik daripada gol put 30 jutaan.

Kata Gusti Lesek, PKN bukan hambatan, ancaman atau tantangan bagi siapa pun karena dia lahir berbeda proses dan langkahnya juga berbeda.

Baca juga: Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum Singgung Jika Jadi Pemimpin, Jangan Pernah Pidato dari Jeddah

"Cukup yakinkan kepada pemilih pemula yang sebelumnya tidak memilih (golput) (bisa memilih PKN) anda tidak salah pilih, di mana aspirasi anda pasti kami salurkan," ucap Gusti Lesek saat mengunjungi kantor Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta, Jumat (14/7/2023).

"Jadi dalam setiap momen saya selalu mengajak orang untuk jika tidak ada pilihan sebaiknya pilih kami dari pada tidak memilih sehingga kami tidak mau beririsan demgan parpol yang punya suara, kami mengambil yang tidak mau bersuara, 60 persen paling tidak perlu ganggu lain," ucap dia.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI Jakarta tengah membidik pemilih pemula agar tidak golongan putih (Golput) saat pemungutan suara pada Pemilu 2024 mendatang.

Baca juga: Ketua Umum PKN Anas Urbaningrum Belum Bisa Mencalonkan Diri Sebagai Caleg, Sebut Putusan MK Zalim

Ketua KPU DKI Jakarta, Wahyu Dinata menerangkan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk membidik pemilih pemula.

"Makanya ada Disdik DKI kita minta difasilitasi untuk bisa sosialisasi di sekolah-sekolah, tempat-tempat yang strategis supaya bisa menjangkau pemilih pemula," ujarnya belum lama ini di Balai Kota.

Selain pemilih pemula, KPU DKI juga bakal menyasar ke perumahan elit dan aparteman serta rumah susun dengan membuka posko.

Nantinya, di posko itu bakal ada informasi seputar pemilihan umun dari petugas KPU yang bersiaga di sana.

"Kami akan sosialisasi tentu saja semaksimal kami. Kalau pihak apartemen mau ngundang kami, kami pasti akan stand by," jelasnya. (m27)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved