Jumat, 1 Mei 2026

Anas Ketum PKN

PKN Dipimpin Anas Urbaningrum Ibarat Kapal Perang, Gede Pasek Bagian Pengatur Mesin

PKN bakal menggelar musyawarah nasional luar biasa (munaslub) untuk memilih Anas menjadi pimpinan utama partai politik (parpol) tersebut

Tayang:
Warta Kota/Yolanda Putri Dewanti
Umbu Weni, Ketua Bappilu PKN Prov NTT (jaket hitam) dan Gusti Lesek, Wakil Sekjen PKN (baju putih) saat mengunjungi kantor Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta, Jumat (14/7/2023). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) akan menggelar Musyawarah Nasional Luar Biasa (Munaslub) untuk menetapkan Anas Urbaningrum sebagai ketua umum periode 2023-2028.

Anas dipilih sebagai Ketum PKN secara aklamasi.

"Agenda utama Munaslub adalah pengalihan estafet kepemimpinan dari pak Gede Pasek ke mas Anas Urbaningrum dan akan digelar mulai malam ini pukul 19.00 WIB," ucap Wakil Sekretaris Jenderal (Wasekjen) Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) Gusti Lesek saat mengunjungi kantor Redaksi Warta Kota, Palmerah, Jakarta, Jumat (14/7/2023).

Gusti Lesek menuturkan bahwa Gede Pasek Suardika yang kini menjabat sebagai ketua umum bakal didapuk sebagai Ketua Majelis Agung.

Baca juga: Duet Anas Urbaningrum dan Gede Pasek Percepat Akselerasi Partai Kebangkitan Nusantara Menuju Puncak

Menurutnya, sosok Anas Urbaningrum dan Gede Pasek merupakan sahabat yang tak akan terpisahkan.

PKN ibarat kapal perang, Anas Urbaningrum nahkodanya dan Gede Pasek mesinnya. Mereka siap bertempur di Pemilu 2024 mendatang.

"Mereka tidak terpisahkan, seperti kapal perang (PKN) satu orang juru mengemudi satu lagi juru mesin, mas Anas akan mengemudikan ke mana arahnya, sedangkan pak Gede Pasek akan menggerakkan mesin partai, akan berlayar dengan kecepatan berapa, itu lah mereka berdua yang mengatur," jelas dia.

Baca juga: Lucky Hakim Jadi Saksi Lantaran Wajahnya Terekam Saat Mendatangi Ponpes Al Zaytun di Indramayu

Sementara itu, Ketua Badan Pemenangan Pemilu PKN Provinsi Nusa Tenggara Timur Umbu Weni mengatakan sebanyak 22 kabupaten di NTT mendukung penuh berlangsungnya Munaslub yang akan digelar 14-16 Juli 2023.

Umbuh menyebut Anas Urbaningrum dan Gede Pasek merupakan dua sahabat yang ada di kala suka dan duka.

"Kami melihat dari sisi persahabatan dua orang, kami belum pernah melihat persahabatan semacam ini di dunia politik sehingga alasan itu lah yang mendorong kami untuk mendorong keduanya," paparnya.

Baca juga: Survei Internal PKS, Imam Budi Hartono Jadi Kandidat Terkuat Calon Walikota Depok 2024

"Saya melihat di mana saat pak Anas tidak ada apa-apanya, pak Gede Pasek selalu ada dan itu menjadi contoh untuk kami di daerah, melihat sahabat sejati suka dan duka bersama," tandasnya.

Sebagai informasi, Anas Urbaningrum telah dinyatakan bebas murni pada 10 Juli 2023, setelah mendekam di penjara selama 9 tahun karena terjerat kasus korupsi Pusat Pendidikan dan Pelatihan Sekolah Olahraga Nasional (P3SON) Hambalang, Kabupaten Bogor.

Saat menjalani masa cuti menjelang bebas, ia memang sudah menyatakan bakal kembali ke dunia politik ketika sudah benar-benar menghirup udara bebas.

Baca juga: Ponpes Al Zaytun Bayar Listrik Hingga Rp 170 Jutaan, Lucky Hakim Heran Uang Darimana

Meskipun usai menjalani hukumannya itu, hak politik Anas dicabut selama lima tahun.

Keinginan Anas pun disambut baik oleh Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) yang dibentuk dan dipimpin oleh sahabatnya, Gede Pasek Suardika.

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved