Kuliner Kota Bogor
Emping Jengkol di Kampung Labirin Jadi Wisata Kuliner Kota Bogor, Para Pembuatnya Emak-Emak
Pembuatnya ada dua orang yaitu Nurtati dan Ernawati. Dalam sehari di kampung labirin dapat membuat 600 lembar emping jengkol
Penulis: Cahya Nugraha | Editor: Vini Rizki Amelia
TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR - Kota Bogor memiliki banyak ragam tempat yang tentunya menarik untuk dikunjungi para pelancong.
Tak hanya wisatawan dari dalam kota, para pemburu tempat wisata pun kerap mengunjungi kota nan sejuk ini untuk menghabiskan waktu.
Namun demikian, Kota Bogor nyatanya tak hanya memiliki lokasi wisata alam maupun buatan yang bisa dijadikan destinasi Anda dalam berlibur.
Ada juga wisata kuliner yang bisa masuk dalam daftar tujuan Anda bila memijakkan kaki di Kota Hujan ini.
Baca juga: Amankan Harta Rakyat, DPRD Kota Bogor Dorong BKAD Sertifikasi Seluruh Aset
Salah satu diantaranya Kampung Labirin. Kampung yang berlokasi Jalan Kb Jukut, Bogor Tengah, Kota Bogor, Jawa Barat ini menawarkan berbagai macam tempat wisata sekaligus wisata kuliner.
Ada sembilan UMKM yang wajib dicoba, dari banyaknya deretan UMKM tersebut, Emping Jengkol wajib menjadi tujuan kunjungan Anda di Kampung Labirin ini.
Koordinator UMKM di Kampung Labirin, Eka memaparkan cara pembuatan Emping Jengkol yang merupakan makanan khas di Kampung Labirin.
Baca juga: Mahasiswa FKUI Juara Internasional East Asian Medical Student Confrence 2023 di Nepal
Pembuatannya cukup sederhana, pertama, Jengkol dicuci kemudian direndam selama kurang lebih 2 jam di rebus selama 4 jam, dikupas dan dibuang cangkangnya.
"Lalu dipilih jengkol yang tua dan muda, yang bisa di produksi jengkol tua. Setelah dipilih jengkol tua tersebut kemudian ditumbuk menggunakan batu lalu dijemur langsung dibawah sinar matahari sampai kering," tuturnya.
"Biasanya selama 30 menit, kemudian dikemas menggunakan plastik sesuai ukuran yang ada, " sambung Eka.
Baca juga: Mengidap ODGJ Sejak Muda, Ini Fakta-fakta Terkait Minan yang Tinggalkan Duit Rp 100 Juta di Depok
Pembuatnya ada dua orang yaitu Nurtati dan Ernawati. Dalam sehari di kampung labirin dapat membuat 600 lembar emping jengkol.
"Sehari untuk satu orang bisa 300 lembar, kalo berdua jadi 600," ucap Nurtati.
Kemudian, Nurtati menjelaskan bahwa produksi emping jengkol di kampung labirin tidak pernah lebih dari 600 lembar.
Baca juga: Revolusi Putih Partai Gerindra, Yeti Wulandari Berikan Vitamin A Pada Anak Cimanggis Depok
"Sebenarnya bisa lebih kalo sampai sore, cuma nanti udah engga ada waktu untuk jemurnya karena sinar matahari udah minim panasnya," kata Nurtati.
Setelah semua proses tersebut nantinya emping jengkol akan dijual kering seharga Rp 1.500 untuk satu lembarnya.
Selain dijual di Kota Bogor, emping jengkol sudah dikirim keluar wilayah, bahkan mancanegara seperti Belanda, Singapura dan Amerika. (M33)
Amankan Harta Rakyat, DPRD Kota Bogor Dorong BKAD Sertifikasi Seluruh Aset |
![]() |
---|
VIIDEO : ODGJ di Limo Depok Meninggal Dunia Tinggalkan Uang Rp 100 Juta |
![]() |
---|
Mahasiswa FKUI Juara Internasional East Asian Medical Student Confrence 2023 di Nepal |
![]() |
---|
Prof. dr. Ardi Findyartini, Ph.D. Dikukuhkan Menjadi Guru Besar Tetap di Fakultas Kedokteran UI |
![]() |
---|
Jembatan Gantung di Depok Memprihatinkan, Imam Budi Hartono Dorong Perbaikan dengan Anggaran BTT |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.