Kasus Perdagangan Orang Berkedok TKW di Parung Panjang, Tersangka Kirim 16 Orang ke Luar Negeri

Menurut Iman, kedua tersangka ini terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Vini Rizki Amelia
TribunnewsDepok.com/Hironimus Rama
Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin (tengah) saat merilis kasus tindak pidana perdagangan orang di Cibinong, Rabu (7/12/2022). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, CIBINONG - Polres Bogor terus mendalami kasus dugaan tindak pidana perdagangan orang (TPPO) berkedok tenaga kerja wanita (TKW) ilegal di Kecamatan Parung Panjang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Setelah menetapkan L sebagai tersangka, polisi kembali menangkap tersangka lainnya berinisial D.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin mengatakan kedua tersangka memiliki peran berbeda dalam melancarkan aksinya.

"Keduanya kini ditahan di rumah tahanan Polres Bogor," kata Iman kepada wartawan di Cibinong Rabu (7/12/2022).

 

Simak video berikut ini:

 

Dari hasil pemeriksaan, lanjut dia,  polisi menetapkan 1 tersangka lainnya yaitu D.

"Saat ini ada 2 orang tersangka atas dugaan TPPO, juga dugaan tindak pidana perlindungan pekerja migran Indonesia," ucapnya.

Menurut Iman, kedua tersangka ini terancam hukuman penjara maksimal 15 tahun.

Baca juga: Pasca-bom Bandung, Ridwan Kamil Perintahkan RT/RW Waspada Tamu yang Datang di Lingkungan

"Saat ini keduanya sudah kami lakukan penahanan dan terhadap keduanya diancam dengan pidana minimal 3 tahun dan maksimal 15 tahun penjara dengan denda paling sedikit Rp 120 juta sampai Rp 600 juta," ungkapnya.

Selama ini pelaku telah berhasil mengirim 16 TKW ilegal ke luar negeri.

"Ada empat orang calon TKW ilegal yang telah berhasil diselamatkan Polres Bogor," papar Iman.

Baca juga: Uya Kuya Siap Maju Jadi Anggota DPR RI Pada Pileg 2024 Mendatang dari PAN

Pengungkapan kasus ini berawal saat salah seorang korban dari empat calon TKW tersebut menelpon 110.

Halaman
12
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved