Berita Nasional
Batang Hidung Bahar Smith Tak Terlihat Usai Jadi Tersangka
Batang hidung Habib Bahar bin Smith tidak terlihat usai ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan oleh Polres Metro Tangerang Kota.
Mulanya acara berlangsung lancar hingga akhir.
Namun selepas acara tabligh akbar sekira pukul 00.00 WIB kader Nahdlatul Ulama (NU) berkumpul untuk bersalaman dengan para penceramah.
Melihat hal itu Rida ikut serta mengikuti jamaah lainnya mencoba menyalami Bahar bin Smith.
Akan tetapi ketika sudah berjarak dua meter dengan Habib Bahar, langkah Rida tiba-tiba dihalangi oleh sejumlah pengawal Bahar bin Smith.
Korban mencoba memberi penjelasan kepada pengawal, namun ia justru dilarang lantaran dianggap hendak melakukan penyerangan dan aksi kekerasan.
Rida mengalami pemukulan dan dipiting di depan panggung acara.
“Sahabat Rida tidak ada niat apa-apa selain mau bersalaman dengan Habib Bahar, tapi dia malah dipukul dan dipiting dari depan panggung acara lalu dibawa ke rumah salah satu yang hari ini sudah jadi tersangka berinisial MA," ungkapnya.
Kemudian korban dimasukan ke dalam kamar suatu rumah tersangka untuk dikeroyok dan dianiaya oleh lebih dari 10 orang termasuk sang penceramah yakni Habib Bahar.
Dalam kamar itu Rida disiksa selama tiga jam lamanya mulai pukul 00.30 WIB sampai 03.00 WIB hingga akhirnya dikeluarkan untuk masuk ke dalam mobil Habib Bahar menuju Mapolsek Cipondoh.
"Anehnya di kantor polisi mereka melapor Sahabat Rida dengan tuduhan pemukulan kepada Bahar bin Smith, padahal korban di situ sudah babak belur, karena di dalam mobil juga masih dihajar lagi," tuturnya.
Kasus itu pun dilaporkan ke Kepolisian hingga Bahar bin Smith ditetapkan sebagai tersangka pengeroyokan.