Rabu, 22 April 2026

Berita Nasional

Sempat Memanas, Akhirnya Buruh Diterima Anak Buah Prabowo Subianto

Anak buah Presiden RI Prabowo Subianto menerima perwakilan buruh saat unjuk rasa di Istana Negara, Selasa (30/12/2025).

Penulis: Miftahul Munir | Editor: Desy Selviany
Warta Kota/Miftahul Munir/Warta Kota
DEMO - Ratusan massa buruh kembali demo di sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat, Selasa (30/12/2025). Mereka masih menuntut UMK dan UMSK yang tidak sesuai. (WARTA KOTA/MIFTAHUL MUNIR) 

Said Iqbal tidak terima pemerintah melalui kepolisian menunjukkan pendekatan militeristik terhadap demonstran.

Di mana mobil komando buruh diderek dan peserta aksi didorong.

Menurut Said Iqbal, ini tanda-tanda Indonesia sudah kembali ke zaman militeristik.

“Hari ini kami dipertontonkan bagaimana mobil komando peserta aksi diderek dan peserta didorong. Ini sudah kembali ke zaman militeristik,” ujarnya, Senin.

Said juga menegaskan seyogyanya aksi demonstrasi digelar di depan Istana Negara yang menjadi tempat rakyat, termasuk buruh, menyampaikan aspirasi.

Seharusnya kata Said, Istana tidak boleh menjadi tempat yang sakral dan terbuka untuk didatangi rakyat.

“Istana tidak boleh menjadi tempat yang sakral, yang tidak boleh didatangi oleh rakyatnya,” katanya.

Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian demonstrasi yang akan berlanjut hingga pemerintah memenuhi tuntutan buruh. 

Said menyebutkan, pada aksi lanjutan besok, 30 Desember, diperkirakan 10.000 motor dari Jawa Barat akan masuk Jakarta.

Bahkan diperkirakan 20.000 akan hadir dalam unjuk rasa lanjutan pada Selasa besok.

Said kemudian mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak menghadapi demonstran seperti musuh dan penjahat. 

Baca juga: Gaji Pegawai di Gedung Pencakar Langit Jakarta di Bawah Buruh Panci Karawang

Apalagi dengan mengerahkan pasukan bersenjata.

"Bisa juga berjumlah 20.000 orang akan hadir. Apakah akan dipukul mundur dengan cara kekerasan? Apakah akan digunakan cara-cara militer kembali? Oleh karena itu istana tidak boleh menjadi tempat yang sakral, yang tidak boleh didatangi oleh rakyatnya," ucapnya.

"Apakah Bapak Presiden Prabowo tahu bahwa para demonstran sekarang dihadapi bagaikan menghadapi musuh, Bagaikan dihadapi orang-orang yang bersenjata," sambung dia.

Diketahui ratusan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi demonstrasi di kawasan Monas dekat Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved