Berita Nasional
Buruh: Pak Prabowo Jangan Perlakukan Buruh Seperti Musuh!
Presiden KSPI Said Iqbal mengingatkan Presiden RI Prabowo Subianto agar tidak memperlakukan buruh dan demonstran layaknya musuh
Penulis: Ramadhan LQ | Editor: Desy Selviany
Laporan Wartawan Wartakotalive.com, Ramadhan L Q
TRIBUNNEWSDEPOK, JAKARTA - Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengingatkan Presiden RI Prabowo Subianto agar tidak memperlakukan buruh dan demonstran layaknya musuh.
Hal ini disampaikan Said Iqbal saat mengikuti aksi unjuk rasa di kawasan Monas dekat Patung Kuda, Jakarta Pusat, Senin (29/12/2025).
Said Iqbal tidak terima pemerintah melalui kepolisian menunjukkan pendekatan militeristik terhadap demonstran.
Di mana mobil komando buruh diderek dan peserta aksi didorong.
Menurut Said Iqbal, ini tanda-tanda Indonesia sudah kembali ke zaman militeristik.
“Hari ini kami dipertontonkan bagaimana mobil komando peserta aksi diderek dan peserta didorong. Ini sudah kembali ke zaman militeristik,” ujarnya, Senin.
Said juga menegaskan seyogyanya aksi demonstrasi digelar di depan Istana Negara yang menjadi tempat rakyat, termasuk buruh, menyampaikan aspirasi.
Seharusnya kata Said, Istana tidak boleh menjadi tempat yang sakral dan terbuka untuk didatangi rakyat.
“Istana tidak boleh menjadi tempat yang sakral, yang tidak boleh didatangi oleh rakyatnya,” katanya.
Aksi tersebut merupakan bagian dari rangkaian demonstrasi yang akan berlanjut hingga pemerintah memenuhi tuntutan buruh.
Said menyebutkan, pada aksi lanjutan besok, 30 Desember, diperkirakan 10.000 motor dari Jawa Barat akan masuk Jakarta.
Bahkan diperkirakan 20.000 akan hadir dalam unjuk rasa lanjutan pada Selasa besok.
Said kemudian mengingatkan Presiden Prabowo Subianto agar tidak menghadapi demonstran seperti musuh dan penjahat.
Apalagi dengan mengerahkan pasukan bersenjata.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Presiden-Partai-Buruh-Said-Iqbal-saat-ditemui-di-depan-Kantor-KPU-RI.jpg)