Minggu, 19 April 2026

Pendidikan

Alim Setiawan Resmi Gantikan Arif Satria, Rektor Termuda Dalam Sejarah IPB University

Era Baru IPB University: Dr. Alim Setiawan Gantikan Arif Satria, Rektor Termuda Dalam Sejarah Kampus Pertanian di Bogor.

Penulis: Hironimus Rama | Editor: Hironimus Rama
Istimewa
PELANTIKAN REKTOR IPB - Pelantikan Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP., M.Si., sebagai Rektor Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2028 di Kampus IPB Dramaga, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Kamis (11/12/2025). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BOGOR – IPB University menorehkan sejarah baru dengan melantik Dr. Alim Setiawan Slamet, S.TP., M.Si., sebagai Rektor Pengganti Antar Waktu (PAW) periode 2025–2028.

Dr. Alim Setiawan slamet menggantikan Prof. Arif Satria yang dilantik menjadi Kepala Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) oleh Presiden Prabowo beberapa waktu lalu.

Di usia 43 tahun, sosok yang akrab disapa Dr. Alim ini menjadi rektor termuda dalam perjalanan institusi pendidikan pertanian terkemuka tersebut.

Baca juga: ChatGPT Populer di Kalangan Pelajar, Pakar AI IPB University Ungkap Manfaat dan Bahayanya

Pelantikan yang dipimpin oleh Ketua Majelis Wali Amanat (MWA) IPB University, Prof. Hardinsyah, di Auditorium Andi Hakim Nasution, Kampus IPB Dramaga, ini menandai dimulainya babak baru kepemimpinan yang progresif dan berorientasi masa depan.

Dari Demak ke Puncak Kepemimpinan

Lahir di Demak,27 Februari 1982, Dr. Alim adalah produk asli IPB. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana dan magister di Teknologi Industri Pertanian IPB sebelum meraih gelar doktor di bidang Agribusiness and Agricultural Economics dari Ehime University, Jepang.

Kariernya di IPB dimulai sebagai dosen Departemen Manajemen dan terus menanjak dengan mengemban berbagai jabatan strategis, seperti Direktur Kemahasiswaan dan terakhir sebagai Wakil Rektor Bidang Resiliensi Sumberdaya dan Infrastruktur.

Visi Technopreneurial University

Dalam pidato pertamanya,Dr. Alim menyampaikan visinya untuk memimpin IPB menjadi Technopreneurial University dalam bingkai Agromaritim 5.0.

Ia menekankan bahwa kepemimpinan harus memberi ruang tumbuh bagi seluruh sivitas akademika.

“Tumbuh di keluarga guru dan petani mengajarkan saya bahwa menanam ilmu adalah investasi masa depan,”ujarnya. “Kami akan memperkuat kurikulum link and match, membekali mahasiswa dengan future skills, dan menciptakan ekosistem terbaik untuk berinovasi. Keguyuban dan kekompakan adalah modal sosial kita untuk melompat lebih tinggi,” kata Alim di Dramaga, Kamis (11/12/2025).


Dukungan dan Amanat untuk Masa Depan

Dalam sambutannya, Prof. Hardinsyah menegaskan bahwa momen ini adalah langkah strategis penyempurnaan tata kelola menuju visi IPB 2045.

“Ini bukan sekadar pergantian, tapi bagian dari transformasi untuk memperkuat reputasi, inovasi, dan ketangguhan IPB,” paparnya.

Sementara itu,rektor sebelumnya, Prof. Arif Satria (kini Kepala BRIN), memberikan amanat agar IPB menjadi pemimpin di Global South berbasis innopreneurship.

“Mimpi besar ini membutuhkan kerja kolektif, penguatan ekosistem sains, dan perluasan kerja sama internasional,” pesan Prof. Arif.

Dengan kepemimpinan baru ini, IPB University siap berakselerasi, mengukuhkan posisinya sebagai kampus berkelas dunia yang tangguh, inovatif, dan berdampak nyata bagi bangsa.

 
 
 

 
 
 

 

 

 
 

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved