Wamenaker Merasa Terhina Driver Ojek Online Hanya Diberi Bonus Hari Raya oleh Aplikator Rp 50 Ribu

Immanuel atau akrab disapa Noel akan mengecek lebih dahulu kebenaran informasi, bahwa ada aplikator yang memberikan mitranya BHR senilai Rp 50 ribu. 

Editor: murtopo
Warta Kota/ Angga Bhagya Nugraha
BONUS HARI RAYA OJEK ONLINE - Pengemudi ojek online tengah menunggu order di Kawasan Mall Ambassador, Kuningan, Setiabudi, Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2020). Pemerintah mengimbau aplikator untuk memberikan bonus hari raya kepada pengemudi ojek online. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA -- Wakil Menteri Ketenagakerjaan (Wamenaker) Immanuel Ebenezer mengaku terhina mendapat kabar bahwa pengemudi ojek online hanya diberi Bonus Hari Raya (BHR) Rp 50 ribu.

Immanuel atau akrab disapa Noel mengatakan, pemberian BHR senilai Rp 50 ribu sama saja menghina pemerintah.

Apalagi, Presiden Prabowo Subianto telah menyampaikan di Istana Negara, bahwa BHR kepada pengemudi ojol bisa mencapai Rp 1 juta.

Seperti dilansir dari Tribunnews.com, Immanuel atau akrab disapa Noel akan mengecek lebih dahulu kebenaran informasi, bahwa ada aplikator yang memberikan mitranya BHR senilai Rp 50 ribu. 

Pengecekan misalnya, dari berapa jam mereka bekerja hingga berapa lama sudah bekerja.

Baca juga: Polisi Gadungan yang Kerap Menipu Pengemudi Ojek Online Dibekuk Polisi

"Nanti juga kita tanya aplikator yang mana yang ngasih Rp50 ribu. Kita akan memberi peringatan," ujarnya.

Noel menjelaskan, BHR senilai Rp 50 ribu tidak layak diberikan kepada mitra yang telah bekerja bertahun-tahun. Apalagi, jika pengemudi ojol bekerja rajin, tanpa melakukan pelanggaran.

"Kita lihat, kita diskusikan, kita kaji dulu apa-apa saja yang bisa kita lakukan ketika itu benar-benar terjadi ya. Karena kalau itu benar-benar terjadi memalukan. Mendingan kita bikin seruan pulangin aja duitnya Rp50 ribu. Negara ini mampu kok, saya juga mampu sebagai Wakil Menteri membalikan Rp50 ribu itu," ujar Noel di Jakarta Selatan, Senin (24/3/2025).

"Jangan dihina lah bangsa ini. Karena driver ojek online itu adalah patriotik-patriotik bangsa ini. Jangan dihina mereka. Kalau mereka menghina, sama juga menghina negara ini. Kita akan lihat regulasinya," ujar Noel.

Sebelumnya diberitakan bahwa Pesiden RI Prabowo Subianto memberikan perhatian khusus kepada pengemudi dan kurir online, yang berperan penting dalam layanan transportasi dan logistik di Indonesia agar mendapatkan THR.

Baca juga: Wamenaker Temui Driver Ojol yang Berunjuk Rasa, Minta Pihak Aplikator Berikan Hak-hak Bagi Driver

Adapun kebijakan ini setelah pertemuan Prabowo dengan pimpinan perusahaan aplikasi transportasi online yakni CEO Gojek Patrick Waluyo dan CEO Grab Anthony Tan, serta perwakilan sopir online dari kedua platform ojek online tersebut di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, Senin (10/3/2025).

"Untuk itu pemerintah mengimbau kepada seluruh perusahaan layanan transportasi aplikasi untuk memberu Bonus Hari Raya dalam bentuk uang tunai dengan mempertimbangkan keaktifan pekerja," kata Prabowo.

Kemudian Prabowo menjelaskan, saat ini terdapat sebanyak 250.000 pekerja pengemudi online aktif dan kurang lebih 1-1,5 juta yang statusnya part time. 

"Untuk mekanisme besaran ini kita serahkan nanti untuk dirundingkan dan akan disampaikan oleh Menaker melalui Surat Edaran," ungkapnya. 

Lebih lanjut, Ketua Umum Gerindra ini berharap, kebijakan THR  ini dapat membuat pekerja dan pengemudi online ikut merasakan libur dan mudik Lebaran dengan baik.

Sumber: Tribunnews
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved