Wamenaker Merasa Terhina Driver Ojek Online Hanya Diberi Bonus Hari Raya oleh Aplikator Rp 50 Ribu
Immanuel atau akrab disapa Noel akan mengecek lebih dahulu kebenaran informasi, bahwa ada aplikator yang memberikan mitranya BHR senilai Rp 50 ribu.
"Saya ucapkan terimakasih kepada menteri ketenagaan, menhub, mensesneg, seskab dan juga pimpinan perusahaan atas kerjasama yang bai, juga saya ucapkan terimakasih kepada para pengemudi online dimanapun anda berada," ujarnya.
Baca juga: Tuntut Dapat THR Lebaran Idul Fitri, Driver Ojol Unjuk Rasa di Halaman Gedung Kemenaker
Sebelumnya, Menteri Tenaga Kerja (Menaker) Yassierli dan Wakil Menteri Ketenagakerjaan Immanuel Ebenezer Gerungan alias Noel menerima puluhan driver online yang unjuk rasa ke loby kantornya, Senin (17/2/2025).
Sejumlah driver menyampaikan aspirasinya salah satunya adalah soal tunjangan hari raya (THR) Idulfitri 2025.
Wacana ini sudah disampaikan oleh Kemenaker kepada driver Ojol sejak tahun 2024 lalu tapi tidak pernah terealisasi.
Yassierli menerangkan, kantornya adalah rumah bagi seluruh pekerja di Indonesia sehingga Kemenaker harus menerima kedatangannya.
"Sama seperti waktu itu teman-teman buruh terkait upah minimum kami terima di depan halaman," katanya, Senin.
Namun, kata dia, rekan-rekan Ojol diterima di lobby dan menyampaikan langsung keluh kesahnya selama ini agar bisa ia tindak lanjuti.
Yassierli menyatakan, dirinya akan menjalan program asta cita milik Prabowo Subianto terkait penciptaan lapangan pekerjaan.
Di mana, Kemenaker sangat konsentrasi agar seluruh pekerja di Indonesia mendapatkan jaminan sosial, upah layak dan kesejahteraan.
"Kami juga sudah undang pakar terkait status yang tadi sudah disampaikan. Saya juga sudah menerima beberapa kali perwakilan dari pengusaha (pihak aplikator)," tegasnya.
Yassierli menerangkan, THR merupakan budaya Indonesia dan ia sangat setuju jika driver Ojol menerima dari pihak apilkasi.
Ia pun bisa membayangkan bagaimana perasaan driver Ojol ketika akhir puasa ramadan tapi tidak dapat THR.
"Anaknya nanya, THR bapak mana, itu kami juga rasakan (kalau enggak dapat gimana). Jadi ayo kita sama-sama duduk, disukusikan tujuan kita bagaimana kesejahteraan, jaminan hadir," imbuhnya. (m32).
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/depok/foto/bank/originals/Pengemudi-ojek-online-tengah-menunggu-order-di-Kawasan-Mall-Ambassador.jpg)