Kamis, 9 April 2026

Opini

Media Sosial dan Perilaku Pengguna di Indonesia

Perubahan fundamental dalam cara masyarakat Indonesia mengakses informasi dan berinteraksi dengan media.

Editor: dodi hasanuddin
Istimewa
PERKEMBANGAN MEDSOS - Alfrida Esther Madame Hutapea, mahasiswa Program Pascasarjana Departemen Ilmu Komunikasi, Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia menulis tentang perkembangan media sosial dan prilaku pengguna media sosial di Indonesia. 

Penulis Alfrida Esther Madame Hutapea

Mahasiswa Program Pascasarjana Departemen Ilmu Komunikasi

Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Indonesia

 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Media sosial telah menjadi sumber media informasi utama bagi masyarakat Indonesia (Iswenda, 2024). 

Fenomena ini merefleksikan perubahan fundamental dalam cara masyarakat Indonesia mengakses informasi dan berinteraksi dengan media.

Berdasarkan survei bulan Oktober 2024 yang dilakukan oleh Jakpat, sebesar 89 persen masyarakat Indonesia memilih media sosial sebagai pilihan pertama pertama sumber berita.

Kemudian situs web di urutan kedua dengan persentase sebesar 52 persen, lalu televisi sebesar 51 persen, dan koran 12 persen. 

Menilik lebih jauh, media sosial yang durasi pengunaannya paling lama di Indonesia menurut data yang diterbitkan oleh we are social bulan Februari 2025, TikTok menduduki peringkat pertama dengan rata-rata durasi 44 jam 54 menit per bulan.

Lalu, Youtube dengan 29 jam 4 menit, dan WhatsApp 24 jam 17 menit.  

Melihat data yang diterbitkan oleh Firma riset Exploding Topics dalam Laporan dengan tema “TikTok User Age, Gender, & Demographics (2024), masyarakat Indonesia merupakan audiens penonton TikTok paling lama sedunia.

Indonesia menduduki peringkat pertama, Inggris berada di tempat kedua, Chili ketiga, Meksiko keempat, dan Thailand kelima (Riyanto & Pratomo, 2024).

Data dari we are social dan Exploding Topics menunjukan bahwa TikTok adalah media sosial yang durasi penggunaa paling lama oleh masyarakat di Indonesia dan di dunia.

Fenomena media sosial menjadi sumber media informasi utama bagi masyarakat Indonesia dan berhasil mengkonsumsi banyak waktu masyarakat Indonesia secara teoritis dapat dirasionalisasikan dengan melalui dua konsep. 

Konsep yang pertama adalah MAIN Model yang diajukan oleh Shyam Sundar (2008).

Model ini menjelaskan bagaimana karakteristik modalitas, agensi, interaktivitas, dan navigabilitas dalam media digital termasuk media sosial memengaruhi respons heurisik dan perilaku pengguna.

Modalitas mengacu pada cara informasi disajikan, seperti teks, gambar, dan video. Agensi melibatkan sejauh mana pengguna merasa memiliki kontrol dalam pengalaman mereka.

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved