Kriminalitas

Fakta Cucu di Karawang Rampok Sang Nenek Emot Lalu Dibunuh, Ditangkap di Purwakarta, Ini Motifnya

Fakta Cucu di Karawang Rampok Sang Nenek Emot Lalu Dibunuh, Ditangkap di Purwakarta, Ini Motifnya

Editor: dodi hasanuddin
TribunBekasi.com/Muhammad Azzam
CUCU BUNUH NENEK - Polres Karawang menangkap SP yang tega membunuh saat merampok neneknya yang disapa Nenek Emot. Dia ditangkap bersama rekannya. 

Usai mengambil perhiasan neneknya seberat 100 gram, SP pun kabur bersama rekannya SY dengan motor Honda Scoopy.

"Sang cucu merekayasa seolah-olah ini tewasnya sang nenek akibat perampokan," tutur AKBP Fiki.

Kabur ke Purwakarta

Seorang cucu lainnya datang ke rumah Nenek Emot. Sang cucu tersebut menemukan neneknya bersimbah darah dan dalam kondisi lemah.

Cucu tersebut berteriak minta tolong, sehingga tetangga berdatangan. Cucunya juga tersebut menanyakan peristiwa yang terjadi sesunggungnya.

Baca juga: Dipecat Tidak Hormat atas Kasus Pemerasan Tersangka Pembunuhan Remaja Putri, AKBP Bintoro Melawan

Sang nenek pun menyebutkan bahwa pelakunya adalah SP.

Saat itu juga korban segera dilarikan ke Puskesmas Klari. Namun nyawanya tidak tertolong akibat banyak darah yang ke luar dari luka di bagian leher dan perut.

Perhiasan Emas Nenek Dijual

AKBP Fiki Ardiansyah menyebutkan bahwa SP kemudian menyuruh rekannya NY untuk menjual perhiasan emas neneknya seberat 100 gram.

Setelah itu mereka pun kabur ke Purwakarta.

"Para pelaku telah menjual emas hasil jarahannya. Motivasi perampokan itu adalah faktor ekonomi," katanya.

Selain menangkap pelaku, pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa sepeda motor scoopy warna merah marun dan surat pembelian emas seberat 100 gram yang masih ada di rumah korban.

Atas perbuatannya, ke dua tersangka dikenai pasal berlapis yakni Pasal 340, 339, 338 dan 365 KHUPidana dengan ancaman hukuman maksimal seumur hidup. (MAZ)

Sumber: Tribun bekasi
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved