Sabtu, 6 Juni 2026

Kriminalitas Depok

Jaksa dan Hakim Depok Seperti Sapi Ompong, Perkara Sedot Lemak Maut Hanya Divonis 16 Bulan

Dalam amar putusan Apronso Lambohan Hutagalung, hakim sependapat dengan tuntutan jaksa penuntut umum (JPU)

Tayang:
istimewa
SEDOT LEMAK MAUT - Selebgram Ella Nanda Sari yang tewas usai sedot lemak di klinik WSJ Beauty Depok. Majelis Hakim PN Depok menjatuhkan vonis 1 tahun dan 4 bulan penjara 

Sidang vonis ini juga sempat terhambat selama dua minggu sejak pembacaan pledoi terdakwa pada Senin, 3 Februari 2025 lalu.

Hal itu lantaran dua hakim anggota harus menjalani fit and proper test, sehingga sidang terpaksa ditunda selama dua minggu.

Bambang Setyawan mengatakan, vonis akan dibacakan pada sidang selanjutnya.

Baca juga: Selebgram Tewas Usai Sedot Lemak di Depok, Polisi Butuh Waktu 4 Bulan Tetapkan Dokter Jadi Tersangka

"Sidang akan kembali dilanjutkan pada Rabu, 19 Februari 2025 dengan agenda putusan terhadap terdakwa," ujar Bambang Setyawan saat sidang Pledoi, 3 Februari 2025 lalu.

"Penundaan dua minggu ini dua hakim anggota akan menjalani fit and proper test," sambungnya. 

Kronologis

Kuasa Hukum WSJ Beauty Clinic Depok, Rikardo Siahaan menjelaskan kronologis selebgram muda Ella Nanda Sari (24) tewas usai menjalani perawatan sedot lemak.

Baca juga: Periksa 15 Saksi, Polisi Ungkap Ada Beberapa Terduga Pelaku dalam Kasus Sedot Lemak di Depok

Kata Rikardo, awalnya Ella datang ke klinik kecantikan milik kliennya seorang diri sambil membawa berkas administrasi untuk pendaftaran.

“Setelah tahapan itu, ela masuk ke ruang tindakan, sedot lemak,” kata Rikardo dalam keterangannya, dikutip Senin (29/7/2024).

Proses sedot lemak di lengan pertama berjalan dengan normal tanpa ada permasalahan apapun.

Baca juga: Kasus Sedot Lemak Berujung Korban Tewas, Polres Metro Depok Komitmen Penjarakan Pelaku

Usai sedot lemak pertama, selebgram asal Medan, Sumatera Utara itu sempat mengabadikan lengannya dan kedua tangannya melalui kamera HP-nya.

Permasalahan timbul saat dokter melakukan penyedotan lengan kedua, korban sempat mengigau hingga akhirnya tindakan diberhentikan.

“Karena saat itu Ella mengigau, membuat dokter menghentikan tindakan dan langsung memberikan infus, setelah diinfus, dokter mengetahui ada pembuluh darah yang pecah,” ungkapnya.

Baca juga: Alat Sedot Lemak Milik Klinik Kecantikan WSJ di Beji Kota Depok Disita Polisi

Beberapa saat kemudian, korban tidak sadarkan diri hingga akhirnya dilarikan ke RS Bunda di Jalan Margonda Raya.

Namun setibanya di rumah sakit, korban sudah meninggal dunia.

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved