Jumat, 10 April 2026

Berita Bekasi

Dukung Band Sukatani, Kelompok Pemuda di Cikarang Gelar Aksi Solidaritas

Alfiansyah mengatakan bahwa gerakan ini adalah sebagai bentuk kritik terhadap negara yang semakin ugal-ugalan pembungkaman karya seni.

Editor: murtopo
Tribun Bekasi/Muhammad Azzam
SOLIDARITAS UNTUK BAND SUKATANI - Kelompok pemuda di Cikarang, Kabupaten Bekasi gelar aksi solidaritas untuk mendukung band Sukatani atas lagu Bayar Bayar Bayar yang disoal di jalan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (22/02/2025). (Tribun Bekasi/Muhammad Azzam) 

Laporan Wartawan Tribun Bekasi Muhammad Azzam

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, BEKASI --- Kelompok pemuda di Cikarang, Kabupaten Bekasi gelar aksi solidaritas untuk mendukung band Sukatani atas lagu Bayar Bayar Bayar yang disoal di jalan Stadion Wibawa Mukti, Cikarang, Kabupaten Bekasi pada Sabtu (22/2/2025).

Kelompok pemuda itu terdiri dari komunitas Cikarang Melawan, Menjaga Waras, Perpusatakaan Jalanan Cikarang, Perpustakaan Jalanan Baca Kami, mahasiswa serta buruh turut menggelar aksi

Mereka membentukan tulisan mengenai dukungan terhadap band Sukatani asal Purbalingga tersebut.

Koordinator Aksi Solidaritas, Alfiansyah mengatakan bahwa gerakan ini adalah sebagai bentuk kritik terhadap negara yang semakin ugal-ugalan pembungkaman karya seni.

"Ini adalah salah satu kritik ya, beberapa hari lalu banyak pembungkaman mulai dari lukisan, teater payung hitam di Bandung dicekal, nah terkahir ini sekarang Band Sukatani," kata Alfiansyah pada Sabtu (22/2/2025).

Menurutnya, pemberedelan lagu hingga Band Sukatani berikan klarifikasi dan meminta maaf itu adalah kemunduran demokrasi.

Atas dasar itu, komunitas-komunitas ini terketuk dan berinisiasi bergerak sebagai bentuk dukungan terhadap Band Sukatani.

"Maka kami berinisiasi bentuk dukungan rekan-rekan kami untuk menggelar aksi solidaritas. Cara-cara pembungkaman ini tindakan tidak benar," katanya.

Ia berharap, tidak ada lagi hal serupa. Segala sesuatu kritikan menjadi bagian demokrasi di Indonesia.

Apalagi, karya seni mengadundung kritikan juga justru dibungkam.

"Pertama kami akan membuktikan bahwa ini tindakan yang salah, negara tidak boleh seperti ini dan ketika kami mengkritik dengan karya seni ya kami tidak akan tinggal diam, Kami berharap kepada negara jangan sampai ada lagi pembungkam seperti ini lagi," pungkasnya. 

Propam Polri turun tangan

Sementara itu Divisi Propam Polri turun tangan dengan memeriksa anggota Direktorat Reserse Siber Polda Jawa Tengah buntut lagu 'Bayar Bayar Bayar' oleh band Sukatani.

Hal ini diketahui dari keterangan resmi Divisi Propam Polri melalui akun X @Divpropam, seperti yang dilihat pada Jumat (21/2/2025).

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved