Minggu, 3 Mei 2026

Berita Jakarta

Tito Karnavian Minta Pj Gubernur DKI Jakarta yang Baru Belajar ke Heru Budi Hartono

banyak terobosan yang dilakukan Heru selama memimpin DKI Jakarta. Tito menyebut, Heru sangat mengenal wilayah DKI Jakarta

Tayang:
Warta Kota/Fajar Al Fajri
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian usai melantik Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi dan Pj Gubernur Papua Tengah Anwar Harun Damanik di Kemendagri, Jumat (18/10/2024). 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM, JAKARTA - Menteri Dalam Negeri (Mendagri) RI Tito Karnavian meminta kepada Pj Gubernur DKI Jakarta Teguh Setyabudi agar belajar dari Heru Budi Hartono

Heru merupakan mantan Pj Gubernur DKI yang memimpin selama dua tahun sejak 17 Oktober 2022 lalu.

Wejangan itu disampaikan Tito usai melantik Teguh sebagai Pj Gubernur DKI dan Anwar Harun Damanik sebagai Pj Gubernur Papua Tengah. 

Proses pelantikannya berlangsung di Kemendagri pada Jumat (18/10/2024) pagi.

Baca juga: PKL Kembali Menjamur di Jalan Raya Puncak, Pemkab Bogor Tegas Akan Segera Tertibkan

"Kepada Pak Teguh, Bapak diberikan kepercayaan oleh Bapak Presiden dan ini juga amanah dari Tuhan Yang Maha Kuasa kepada Bapak. Ini Bapak perlu banyak belajar dari Pak Heru, meskipun saya tidak meragukan kemampuan Pak Teguh," kata Tito.

Menurut Tito, sosok Teguh cukup mumpuni di pemerintahan karena dia adalah birokrat murni di Kemendagri yang dianggap berhasil. 

Teguh pernah dua kali menjadi Pj Gubernur, yaitu di Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Utara.

Baca juga: KPU Pastikan Penempatan APK pada Billboard Milik Pemkot Depok Sesuai Kesepakatan Dua Paslon

"Kemudian di Kemendagri juga kemampuan (di bidang) pemerintahan tidak diragukan, karena tiga kali eselon I. Pertama adalah Kepala Badan Pengembangan SDM di Kalibata, yang banyak berisi pendidikan dan pelatihan untuk ASN khususnya daerah," jelas Tito.

Selain itu, Teguh juga pernah menjadi Dirjen Bina Pembangunan Daerah Kemendagri yang bertugas mengevaluasi dan mengarahkan semua kepala daerah terkait kebijakan anggaran. 

Arahan diberikan terkait penyusunan anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD), musyawarah rencana pembangunan daerah (Musrenbang), rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD) dan sebagainya.

Baca juga: Guru Besar UI Prof. Dr. dr. Budi Wiweko Raih Kehormatan Tertinggi dari RANZCOG, Pionir Dibidangnya

"Itu 'makanan' sehari-hari beliau (Teguh) yang melakukan riviu semua daerah khususnya provinsi. Jadi DKI pun juga di-riviu oleh beliau untuk menjadi APBD," imbuhnya.

Sedangkan posisi terakhir eselon I Teguh adalah menjadi Dirjen Dukcapil Kemendagri

Posisi ini dianggap sentral karena akan menjadi platform utama fondasi untuk visi dari Presiden Jokowi dan Presiden terpilih Prabowo Subianto.

"Jadi diminta melakukan digitalisasi sistem pemerintahan yang disebut dengan e-government," ucap mantan Kapolri periode 2016-2019 ini.

Baca juga: Ini Daftar 23 Pemain Indonesia yang Bakal Tampil di Kualifikasi Piala Asia U17 2025

Dengan berbagai pengalaman sebagai Pj Gubernur maupun eselon I sebanyak tiga kali yang berhubungan langsung dengan Pemprov, Teguh dianggap mumpuni sebagai Pj Gubernur DKI. 

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved