Minggu, 3 Mei 2026

Kabar Artis

Cerita Jajang C Noer di Balik Layar Film Pengkhianatan G30S/PKI

Istri Arifin C Noer, Jajang C Noer yang terlibat dalam pembuatan film berdurasi 226 menit itu mengungkapkan di balik layar pembuatan film tersebut.

Tayang:
Editor: murtopo
Warta Kota/Ikhwana Mutual Mico
Jajang C Noer saat ditemui di Cinepolis Spark, Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (13/6/2023). Istri Arifin C Noer, Jajang C Noer yang juga terlibat dalam pembuatan film berdurasi 226 menit itu mengungkapkan di balik layar pembuatan film Pengkhianatan G30S/PKI. 

TRIBUNNEWSDEPOK.COM -- Di era Orde Baru, film Pengkhianatan G30S/PKI menjadi film wajib yang harus ditonton masyarakat Indonesia. 

Film yang disutradarai oleh Arifin C Noer itu kerap diputar televisi nasional di setiap tanggal 30 September. 

Bahkan di era Soeharto berkuasa, film G30S/PKI kerap diputar di sekolah-sekolah setiap tanggal 30 September. 

Istri Arifin C Noer, Jajang C Noer yang juga terlibat dalam pembuatan film berdurasi 226 menit itu mengungkapkan di balik layar pembuatan film Pengkhianatan G30S/PKI.

Dimuat Tribunnews.com pada Sabtu (23/9/2017) Jajang C Noer menceritakan kesulitan-kesulitan dalam pembuatan film yang disponsori pemerintah kala itu. 

Baca juga: Jajang C Noer Tak Mau Terima Film yang Membodohi Masyarakat

Jajang yang dalam produksi film itu berlaku sebagai pencatat adegan masih ingat betul betapa susahnya membuat film yang mengangkat Peristiwa 1965 itu.

Mulai dari tahapan riset yang minim sumber-sumber dari PKI, sampai keamanan di lapangan saat produksi film.

Di sisi lain, sang sutradara, Arifin C Noer adalah seorang sineas yang sangat memperhatikan detail dan tidak sembrono.

Jajang mengakui selama pengerjaan "proyek negara" itu, mereka tidak mendapatkan tekanan dari TNI, yang waktu itu masih bernama ABRI.

Kalaupun ada pengawasan yang dilakukan di lokasi syuting, hal itu dilakukan hanya untuk menjaga keamanan di lapangan saja.

Baca juga: Cerita Perjalanan Eksistensi Tapol Perempuan G30S - 1956 yang Diungkap Mahasiswa S3 FIB UI

Namun, pernah satu ketika kru bagian properti bernama Aidil ditangkap aparat keamanan. Gara-garanya, Aidil membuat properti bendera PKI.

"Dijemur (bendera itu) di halaman dia, di dalam gang. Saya ingat. Diciduk dia, ditahan. Aidil, saya ingat banget itu," tutur Jajang saat talk show Perspektif Indonesia, Jakarta, Sabtu (23/9/2017).

Sejak kejadian itu, seluruh kru film "Pengkhianatan G30S/PKI" diberi semacam tanda pengenal. Dengan tanda pengenal tersebut, kru film 'aman' dalam menjalankan aktivitas.

Selain kesulitan di lapangan itu, Jajang menceritakan betapa sulitnya menggali informasi dari pihak PKI.

Jangankan mengaku sebagai anggota atau simpatisan PKI, kata Jajang, bertetangga dengan seorang PKI saja tidak ada yang mengaku.

Baca juga: Onde Mande Jadi Film Tersulit Sepanjang Karir Aktris Senior Jajang C Noer

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved