Kamis, 30 April 2026

Kuliner

Kuliner Tradisional, Kue Cubit Jajanan Legendaris yang Terinspirasi dari Kue Khas Belanda

Dia mengaku, kue tradisional ini masih lumayan digandrungi masyarakat. Dari usia anak kecil hingga lansia.

Tayang:
Editor: murtopo
Wartakotalive.com/Yolanda Putri Dewanti
Asal-usul kue cubit disebut berakar dari kuliner Belanda. Sebagai kue yang berbahan tepung terigu, gula pasir, dan susu cair ini, kue cubit memiliki rasa yang manis dan gurih.  

Laporan wartawan wartakotalive.com Yolanda Putri Dewanti

TRIBUNNEWSDEPOK.COM JAKARTA -- Kue cubit merupakan jajanan populer asal Jakarta. Jajanan ini berukuran kecil dan mudah ditemukan di mana-mana.

Asal-usul kue cubit disebut berakar dari kuliner Belanda. Sebagai kue yang berbahan tepung terigu, gula pasir, dan susu cair ini, kue cubit memiliki rasa yang manis dan gurih. 

Banyak yang percaya dinamai kue cubit karena kue ini diambil dengan penjepit saat sudah matang. Sehingga terlihat seperti sedang dicubit ketika diangkat dari cetakan.

Ditemui Wartakotalive.com Sabtu (29/6/2024), Atap (40) salah satu pedagang kue cubit yang masih bertahan. Dia sudah berjualan selama 16 tahun.

Mulanya, Atap berjualan di sekitaran Pasar Mayestik, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Namun 6 tahun belakangan ini dirinya pindah lokasi berjualan di Galaxy, Bekasi.

Baca juga: Kuliner Tradisional Bebek Goreng Ella Legendaris Sejak 1997, Lezatnya Berkat Racikan Resep Ibu

“Lumayan lama juga ya, memang ingin ikut melestarikan jajanan tradisional,” ucap Atap.

Dia mengaku, kue tradisional ini masih lumayan digandrungi masyarakat. Dari usia anak kecil hingga lansia.

Adapun dalam satu hari Atap menghabiskan 2 kilogram adonan kue cubit. Tak hanya kue cubit, dia juga turut menjajakan kue Ape khas Bogor.

Meski hanya bermodalkan gerobak, usaha yang dirintisnya ini bisa menghidupi anak dan istrinya. Dia mengaku bersyukur berapapun penghasilan yang didapatkannya.

“Sekarang semenjak bisa beli makanan online menurun penghasilan dalam sehari bisa dapat Rp 300.000 saja sudah paling bagus itu juga jarang,” ungkap pria yang mengenakan kaos merah ini.

Baca juga: Kuliner Tradisional Kue Rangi yang Kian Langka, Bisa Ditemui di Dekat Ragunan

Atap menyebut, setiap hari sudah berkeliling sejak pukul 06.00 WIB.

“Dari pagi saya jualannya keliling saja di Galaxy ini, habisnya tak tentu,” jelas dia.

Diketahui, kue cubit dijelaskan sebagai salah satu akulturasi dari kuliner Belanda. Kue itu disebut hasil modifikasi dari kue poffertjes. Poffertjes adalah kue tradisional asal Belanda. Mereka memiliki tampilan mirip panekuk, tetapi berukuran lebih kecil dan manis. 

Poffertjes dibawa bangsa Belanda ke Indonesia pada masa Hindia Belanda. Pada zaman itu, Belanda memang cukup mempengaruhi seni memasak kue tradisional Indonesia.

Baca juga: Bersantai Nikmati Ragam Kuliner Tradisional dan Kekinian dengan Beratapkan Langit Kota Depok

Sumber: Warta Kota
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved